Dalam ilmu feng shui, ruang makan bukan sekadar tempat menikmati hidangan bersama keluarga. Area ini juga melambangkan kemakmuran, kesehatan, serta keharmonisan antaranggota keluarga.

Karena itu, letak meja makan dipercaya dapat memengaruhi aliran energi atau chi di dalam rumah.

>>> Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya

Prinsip feng shui merupakan pedoman penataan ruang tradisional dari Tiongkok yang bertujuan menciptakan keseimbangan dan kenyamanan hunian.

Tips Menempatkan Meja Makan Menurut Feng Shui

Meja makan menjadi simbol kelimpahan karena merupakan tempat berkumpulnya makanan yang mencerminkan rezeki. Penataannya dipercaya memengaruhi kualitas hubungan keluarga sekaligus energi positif yang masuk ke dalam rumah.

Praktisi feng shui menyarankan agar area makan terasa nyaman, terang, bersih, dan tidak berada di lokasi yang membuat penghuni merasa terburu-buru atau tidak tenang saat makan.

Lokasi terbaik untuk meja makan adalah di area yang mudah dijangkau seluruh anggota keluarga, idealnya berada di antara dapur dan ruang keluarga.

Posisi ini melambangkan keseimbangan serta memudahkan aliran energi positif.

Meja makan sebaiknya tidak berada tepat sejajar dengan pintu utama rumah.

Energi yang masuk melalui pintu depan bergerak cukup cepat sehingga dipercaya dapat mengganggu stabilitas energi di ruang makan.

>>> 5 CCTV Bohlam Lampu Praktis, Tinggal Putar dan Pantau Seluruh Ruangan

Jika tata letak rumah tidak memungkinkan, gunakan penyekat dekoratif, rak terbuka, tanaman hias, atau partisi ringan sebagai pembatas agar aliran energi menjadi lebih lembut.

Balok besar yang berada tepat di atas meja makan dianggap menciptakan tekanan energi (sha chi). Posisi tersebut dipercaya dapat memengaruhi kenyamanan penghuni saat makan.