Kamera aksi 360 derajat Insta360 X6 telah melewati hambatan regulasi besar di Amerika Serikat. Sertifikasi FCC baru-baru ini diberikan untuk model dengan nomor CINSABXA.

Dokumen sertifikasi mencakup detail tentang Wi-Fi, Bluetooth, dan antena. Ini menunjukkan proses persetujuan hampir selesai.

>>> Pacar Erling Haaland Unggah Pesan Menyentuh Usai Norwegia Singkirkan Brasil

Sertifikasi ini mengikuti persetujuan serupa di Uni Emirat Arab dan India. Pola ini sesuai dengan cara Insta360 biasanya meluncurkan kamera baru.

Pengumuman resmi dan perilisan diperkirakan terjadi antara akhir Agustus hingga September 2026. Jadwal ini mengikuti ritme yang sama dengan model X-series sebelumnya.

Spesifikasi lengkap masih dirahasiakan, tetapi bocoran menunjukkan peningkatan signifikan. X6 dikabarkan akan menggunakan sensor CMOS yang lebih besar, 1 inci atau 1/1,28 inci.

Kamera ini mungkin mampu merekam video 360 derajat 8K pada 60fps. Ini merupakan peningkatan dari X5.

Ada juga informasi tentang kedalaman warna 10-bit yang lebih baik dan HDR yang ditingkatkan.

>>> Kim Min Ha Bantah Diet Fast Track, Ungkap Turun 18 Kg dalam Dua Tahun

Ini akan menghasilkan footage yang lebih kaya dan cerah, terutama dalam kondisi cahaya rendah atau malam hari.

Harga diperkirakan antara $549 hingga $599 (sekitar Rp 8,9 juta hingga Rp 9,7 juta). Ini menempatkannya di kategori kamera 360 premium namun tetap kompetitif.

Insta360 memiliki reputasi kuat dalam membuat kamera panorama yang kuat namun ramah pengguna.

X6 kemungkinan akan mempertahankan fitur yang disukai seperti stabilisasi, kedap air, dan pengalaman aplikasi yang mulus.

Fokus utama peningkatan adalah kualitas gambar.

>>> Toyota Hadirkan Waste Station, Jakarta Kini Punya 'Living Lab' Sampah

Detail lebih konkret seperti ukuran sensor pasti, daya tahan baterai, dan fitur perangkat lunak baru diharapkan segera terungkap.