Pizza Express Selidiki Alibi Pangeran Andrew Terkait Tuduhan Epstein

Pizza Express meluncurkan penyelidikan internal untuk memeriksa dugaan kunjungan Andrew Mountbatten-Windsor ke restorannya di Woking, demikian laporan BBC.
Mantan Adipati York itu mengaku berada di restoran tersebut pada hari ia dituduh berhubungan seks dengan seorang remaja korban Jeffrey Epstein di London.
>>> BMHS Perluas RSU Bunda Padang, Hadirkan Bedah Robotik Pertama di Sumatera Barat
Para eksekutif senior di jaringan restoran itu memulai penyelidikan karena kekhawatiran publik terkait alibi yang diberikan, menurut BBC.
Tinjauan internal tidak menghasilkan bukti pasti yang mengonfirmasi atau menyangkal kehadirannya di lokasi Surrey tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut oleh BBC Newsnight tidak menemukan saksi yang bisa menempatkan Mountbatten-Windsor di restoran pada tanggal spesifik di tahun 2001.
Tuduhan berasal dari Virginia Giuffre, korban Epstein, yang menyatakan ia bergaul dengan Mountbatten-Windsor di klub malam London pada 10 Maret 2001, sebelum kembali ke sebuah rumah di Belgravia tempat dugaan penyerangan terjadi.
Mountbatten-Windsor dengan tegas membantah semua tuduhan selama kontroversi ini.
>>> Tim Pengawalan Streamlining BUMN Diperkuat, Libatkan Lintas Lembaga
Dalam wawancara dengan Newsnight pada 2019, ia berusaha membantah klaim tersebut dengan mengatakan ia membawa putrinya ke pesta ulang tahun di cabang Pizza Express Woking pada sore hari sebelum pulang.
"Pada hari itu yang sekarang kita pahami sebagai tanggal 10 Maret, saya di rumah, saya bersama anak-anak dan saya telah membawa Beatrice ke Pizza Express di Woking untuk pesta sekitar pukul empat atau lima sore," katanya.
BBC juga mengajukan permintaan kebebasan informasi ke Kepolisian Metropolitan untuk memverifikasi apakah petugas perlindungan kerajaan menemaninya, tetapi Scotland Yard menolak memberikan rincian dengan alasan keamanan nasional.
Kepolisian Metropolitan menyatakan bahwa mengonfirmasi atau menolak permintaan itu akan mengungkap rincian perlindungan untuk individu selain Raja dan perdana menteri.
Namun, Met sebelumnya mengakui telah menghubungi mantan dan petugas perlindungan aktif pada bulan Februari, menasihati mereka untuk mempertimbangkan apakah mereka menyaksikan sesuatu yang terkait dengan tuduhan pidana.
>>> Berhenti Memaksakan Dark Mode: Ini Alasannya
Mountbatten-Windsor ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan di depan umum pada 19 Februari tahun ini setelah dirilisnya email terkait Epstein, dan kemudian dibebaskan sambil diselidiki.
Update Terbaru
Kode Valor Legends Terbaru Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis
Senin / 06-07-2026, 18:14 WIB
Jadwal Siaran Langsung Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 18:14 WIB
Pelindo Gandeng BNN dan BPBD Edukasi Anak Lewat Portground Vol. 1
Senin / 06-07-2026, 18:14 WIB
DTKJ Usul Mikrotrans di DKI Tak Lagi Gratis, Dikenakan Tarif Rp2.000
Senin / 06-07-2026, 18:14 WIB
Kode Type Soul Roblox Terbaru Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis
Senin / 06-07-2026, 18:13 WIB
RI-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Bebas untuk Semua Pihak
Senin / 06-07-2026, 18:13 WIB
Tamchy SFIT Buka Peluang Baru bagi Bisnis Indonesia di Eurasia
Senin / 06-07-2026, 18:13 WIB
Profil Ghaza Muhammad Al-Ghifari, Peserta CoC Season 3 yang Viral di X, Diduga Melakukan Pelecehan Seksual
Senin / 06-07-2026, 18:09 WIB
7 Tanda Anak Siap Belajar Mandiri dan Masuk Sekolah
Senin / 06-07-2026, 18:08 WIB
Prabowo Tunjuk Danantara Jadi Eksportir Listrik ke Singapura
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Viral Wanita di Surabaya Robohkan Rumah Dinas Pakai Ekskavator
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB
Prediksi Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 18:07 WIB







