Investigasi internal yang dilakukan Pizza Express tidak menemukan bukti yang mengonfirmasi atau menyangkal kunjungan Pangeran Andrew ke cabang Woking pada malam ia dituduh menyerang Virginia Giuffre.

Temuan ini diungkapkan dalam laporan BBC Newsnight pada 6 Juli 2026. Rantai restoran tersebut meluncurkan penyelidikan atas validitas alibi mantan pangeran itu setelah wawancaranya pada 2019.

>>> Penembakan di Wayne County Tewaskan Empat Orang, Termasuk Polisi

Namun, catatan perusahaan dari tahun 2001 tidak tersedia dan manajer cabang saat itu sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut.

Kepolisian Metropolitan baru-baru ini menolak mengonfirmasi atau menyangkal apakah petugas pengawal mendampingi Andrew ke restoran, dengan alasan keamanan nasional.

Penolakan itu menuai kritik dari pemimpin Partai Liberal Demokrat Sir Ed Davey di tengah protes publik yang terus berlanjut terkait penanganan kasus tersebut.

"Saya mengajak Beatrice ke Pizza Express di Woking," kata Andrew dalam wawancara yang sebelumnya tidak disiarkan.

Ia merinci kronologi waktu, menjelaskan bahwa rutinitas keluarga saat itu terstruktur di sekitar pengasuhan anak.

"Ini semua telah dikerjakan oleh staf saya, yang telah melihat buku harian dan segalanya," ujar Andrew.

Ia mencatat bahwa mantan istrinya sedang bepergian di Amerika Serikat pada saat kejadian, sehingga ia bertanggung jawab atas anak-anak mereka.

"Kami memiliki aturan yang sangat sederhana: anak-anak selalu bersama salah satu dari kami sebisa mungkin," jelasnya. Mereka berusaha menyeimbangkan jadwal agar selalu ada orang tua di rumah.

Kepolisian Metropolitan tetap pada pendiriannya menahan catatan pengawalan untuk melindungi protokol keamanan individu.

>>> Ratson Shipbuilding: Pilihan Tepat untuk Kapal Landing Craft Tank

"Mengonfirmasi atau menyangkal bahwa informasi itu disimpan akan mengungkapkan apakah perlindungan telah diberikan kepada individu tertentu selain Raja dan perdana menteri," kata pihak kepolisian menanggapi permintaan kebebasan informasi.