Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya membeberkan hasil investigasi terkait kematian dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Investigasi lapangan dilakukan bersama sejumlah lembaga atas instruksi Menteri Kesehatan dan menindaklanjuti permohonan Gubernur NTT.

>>> Dokter Tifa Terjebak Dakwaan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes, dr. Yuli Farianti, menyebut tim investigasi melibatkan IDI NTT, Konsil Kedokteran Indonesia, hingga Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Tiga Temuan Utama Investigasi

Hasil investigasi menemukan tiga temuan utama. Pertama, dugaan intimidasi verbal yang dilakukan oknum masyarakat terhadap dokter Icha.

Kedua, penanganan medis yang dilakukan dokter dinilai telah sesuai prosedur. Ketiga, koordinasi perlindungan tenaga kesehatan antara fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah masih lemah.

Seluruh hasil investigasi akan diserahkan kepada kepolisian karena perkara telah memasuki tahap penyelidikan pidana.

Yuli menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 273 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, tenaga kesehatan berhak menghentikan pelayanan apabila mengalami kekerasan, pelecehan, atau perundungan, kecuali dalam situasi darurat penyelamatan nyawa.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, dr. Azhar Jaya, menyoroti pentingnya kesiapan manajemen rumah sakit dalam menjamin keamanan tenaga medis, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang rawan konflik.

Azhar mengingatkan setiap rumah sakit wajib memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan.

Tindakan kekerasan terhadap tenaga medis melanggar Undang-Undang Kesehatan dan dapat diproses secara pidana berdasarkan KUHP, termasuk Pasal 351 tentang penganiayaan.

>>> Aldi Taher Dituding Bisnis Cuci Uang, Jawabannya Bikin Publik Geleng Kepala

Kemenkes belum berencana menutup rumah sakit tempat kejadian. Menurut Azhar, sanksi akan diberikan secara bertahap dan proporsional karena fasilitas kesehatan tersebut masih dibutuhkan masyarakat.