FIFA secara resmi menangguhkan sanksi larangan bermain yang dijatuhkan kepada striker timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026.

Keputusan ini memungkinkan Balogun tampil saat AS menghadapi Belgia pada babak 16 besar.

>>> Krisis Lini Depan Argentina: Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung mengapresiasi langkah FIFA tersebut.

Melalui platform Truth Social, Trump menulis, "Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membalikkan ketidakadilan besar."

Balogun sebelumnya mendapat kartu merah langsung dalam laga melawan Bosnia dan Herzegovina. Sesuai regulasi, ia seharusnya menjalani skorsing satu pertandingan.

Namun, FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin untuk menangguhkan sanksi tersebut. Aturan itu memberikan kewenangan kepada badan yudisial untuk menunda atau membatalkan penerapan hukuman disiplin.

>>> Christian Lundgaard Raih Pole Mid-Ohio, Arrow McLaren Kuasai Baris Depan

Meski ditangguhkan, sanksi larangan satu pertandingan tetap berlaku secara resmi. Pelaksanaannya ditunda selama masa percobaan satu tahun.

FIFA menegaskan, jika Balogun kembali melakukan pelanggaran serupa dalam periode tersebut, sanksi akan otomatis diberlakukan. Pemain juga bisa menghadapi hukuman tambahan.

Dengan keputusan ini, timnas Amerika Serikat dapat menurunkan kekuatan penuh saat melawan Belgia. Laga krusial tersebut akan digelar di Lumen Field, Seattle, dengan pemenang melaju ke perempat final.

Kehadiran Balogun menjadi faktor penting bagi AS mengingat perannya sebagai ujung tombak tim. Ia tampil sebagai salah satu pemain kunci sepanjang Piala Dunia 2026.

>>> Alat Stimulasi Saraf Vagus Redakan Depresi Berat, Temuan Studi

Keputusan FIFA ini memicu perhatian publik karena dampaknya yang signifikan terhadap peta persaingan di fase gugur Piala Dunia 2026.