Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan percakapan telepon selama hampir 90 menit pada Sabtu (4/7), bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan AS yang ke-250.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan Putin secara pribadi mengucapkan selamat kepada Trump dan seluruh rakyat Amerika pada hari libur penting tersebut.

>>> Suikoden: The Anime Tayang Oktober 2026, Trailer dan Pengisi Suara Baru Dirilis

Dalam pembicaraan itu, Trump kembali menegaskan kesediaannya untuk memfasilitasi penghentian permusuhan sesegera mungkin dalam konflik Ukraina.

Percakapan tersebut merupakan yang keempat kalinya tahun ini dan digambarkan bersifat profesional serta sangat konstruktif oleh Kementerian Luar Negeri Rusia.

Pihak Rusia kembali menekankan preferensi untuk resolusi politik dan diplomatik terhadap konflik tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyebut bahwa Ukraina dan para pendukungnya di Eropa mengandalkan perpanjangan dan bahkan peningkatan konflik.

>>> Magic Knight Rayearth Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Oktober 2026

Presiden Rusia disebut telah menguraikan realitas situasi di medan perang, di mana Angkatan Bersenjata Rusia maju dengan percaya diri.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku telah melakukan percakapan yang sangat baik dengan Trump pada hari yang sama.

Zelensky menyatakan ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan.

Rusia mengklaim pasukannya kini menguasai kota penting Kostyantynivka di wilayah Donetsk, Ukraina timur. Namun, Zelensky membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai kebohongan.

>>> Navy Hentikan Pencarian Pelaut Hilang di Laut Arab

Militer Ukraina mengatakan kelompok kecil tentara Rusia telah menyusup ke kota tersebut, tetapi operasi penanggulangan sabotase masih berlangsung.