Dua perempuan yang diduga menjadi korban Jeffrey Epstein menggugat mantan CEO Victoria's Secret, Les Wexner. Mereka menuduh Wexner turut memfasilitasi kejahatan Epstein.

Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, dua penggugat dengan inisial Jane Doe menuntut Wexner.

in1

>>> Kasus Ebola Terdeteksi di Prancis, Berasal dari Wabah di Kongo

Mereka mengklaim Wexner memberi Epstein akses ke rumah mewahnya dan sumber daya lain yang membuat Epstein tampak sah.

Menurut gugatan yang diajukan Kamis (25/6/2026), para korban masih berusia 17 tahun saat dilecehkan di rumah Epstein di Manhattan.

Rumah itu, kata mereka, dibeli Wexner pada 1989 lalu dialihkan ke Epstein dengan harga jauh di bawah nilai pasar.

Jane Doe 1 mengaku dipanggil untuk memijat Epstein di rumah tersebut. Saat memijat, Epstein diduga memasukkan tangannya ke dalam pakaian dalamnya dan melakukan penetrasi digital tanpa izin.

>>> Netanyahu: Saya Tidak Pernah Minta Izin Trump Serang Iran

Korban itu sangat tertekan hingga lari ke kamar mandi menangis. Dalam kunjungan berikutnya, Epstein juga diduga meraba payudara dan alat kelaminnya tanpa persetujuan.

Jane Doe 2 mengaku dipaksa memijat penis Epstein bersama gadis lain. Epstein juga diduga menyentuh payudara dan alat kelamin mereka tanpa izin.

Gugatan menyebut Epstein tidak akan mampu melakukan serangan itu tanpa bantuan Wexner. Wexner diduga memberi Epstein setidaknya 200 juta dolar AS antara 1987 dan 2007.

Wexner juga memberikan pesawat pribadi yang digunakan Epstein untuk menerbangkan korbannya. Ia bahkan memberi Epstein "kekuasaan dan prestise" dengan menunjuknya sebagai wali dan direktur Yayasan Wexner.

>>> KSP Dudung Jenguk YTR, Sampaikan Pesan Prabowo

Para penggugat menuntut harta peninggalan Epstein atas kekerasan bermotif gender. Mereka juga menuntut Wexner karena dianggap memfasilitasi kekerasan tersebut dan meminta ganti rugi yang tidak disebutkan jumlahnya.