Seorang mantan koki Kylie Jenner menggugat selebriti tersebut, menuduh bahwa tuntutan pekerjaan yang berlebihan menyebabkan kegugurannya.

Gugatan diajukan pekan ini di pengadilan Los Angeles. Wanita itu mengaku bekerja 11 hingga 12 jam sehari, lima hari seminggu, dengan tugas-tugas fisik yang berat.

in1

>>> Victoria Lee dan Ayahnya Diperintahkan Hengkang dari Rumah Tom Sandoval

Ia mendapat pekerjaan itu sekitar Thanksgiving 2024. Beberapa minggu kemudian, ia memberi tahu atasannya bahwa ia hamil tiga bulan.

Pada Malam Tahun Baru 2024, ia diperintahkan memindahkan barang makanan berat menyeberang jalan dan menanjak tanpa bantuan.

Ia mengaku 'tersedak dan terengah-engah', hingga petugas keamanan harus memberikan air dan pertolongan.

Sekitar 1 Februari 2025, ia ditugaskan ke pesta ulang tahun anak Kylie di Palm Springs. Ia mengaku tidak mendapat dukungan yang memadai, dan permintaannya diabaikan.

>>> Link Live Streaming Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

Setelah kelelahan fisik dan emosional, ia mengalami pendarahan hebat keesokan paginya. Dokter di rumah sakit mengatakan ia kehilangan bayinya.

Wanita itu mengaku sangat terpukul. Namun, seorang supervisor di rumah Kylie berkata, 'Hentikan, hentikan.

Kau membuat Kylie depresi.'

Ini adalah gugatan ketiga terhadap Kylie dalam beberapa bulan terakhir. Dua gugatan sebelumnya diajukan oleh mantan pembantu rumah tangga.

>>> Link Live Streaming Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026

TMZ telah menghubungi perwakilan Kylie, namun belum mendapat tanggapan.