Nicki Minaj dan seorang mantan penggemar yang menuntutnya sebesar $10 juta telah mencapai kompromi.

Tameer Peak setuju untuk mencabut gugatan pencemaran nama baik dan tekanan emosional yang diajukan terhadap rapper tersebut.

in1

>>> Tebak Selebriti Ini: Transformasi Tubuh yang Mencengangkan

Dalam gugatannya, Peak mengklaim Nicki secara salah mencapnya sebagai 'stalker' di media sosial.

Nicki dilaporkan menggambarkan Tameer sebagai 'one sandwich short of a picnic' atau kurang waras.

Kasus ini berlarut-larut selama lebih dari setahun karena Nicki kesulitan mencari pengacara setelah pengacara awalnya mundur.

Dalam dokumen pengadilan yang baru diajukan, Nicki berargumen bahwa kasus tersebut harus dibatalkan karena diajukan melewati batas waktu dan tidak memiliki dasar hukum.

>>> 10 Makanan Indonesia dengan Rating Terburuk Versi Taste Atlas

Dia juga menyatakan bahwa Peak tidak bisa secara masuk akal mengklaim pernyataannya secara spesifik merujuk padanya.

Peak menulis surat yang menjelaskan bahwa dia tidak berniat menentang permintaan Nicki untuk membatalkan kasus tersebut.

Dia mengatakan tujuan utamanya dalam mengajukan gugatan adalah untuk secara resmi 'menantang perilaku yang dianggapnya tidak pantas' dan didengar melalui proses peradilan.

>>> Negosiasi AS-Iran Rampung, Kim Jong Un Genjot Militer

Dalam suratnya, Peak menyatakan bahwa dia merasa telah mencapai tujuannya, sehingga tidak ingin melanjutkan kasus lebih lanjut.