Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa tanpa rudal balistik, negaranya akan bernasib sama seperti Gaza.

"Jika rudal yang kita miliki untuk pertahanan tidak ada, Israel dan Amerika Serikat akan menghancurkan Iran seperti Gaza, tanpa ampun kepada tua maupun muda," kata Pezeshkian dalam kunjungan resminya ke Pakistan, Rabu (24/6).

in1

>>> Taufik Hidayat Mengaku Minum Miras Intisari Sebelum Ditangkap di Ciparay

Pezeshkian juga menegaskan bahwa program rudal balistik Iran tidak dapat dinegosiasikan dengan pihak mana pun.

"Kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan siapa pun, dalam keadaan apa pun, tentang kemampuan pertahanan kami," imbuhnya, dikutip AFP.

Pakistan Dukung Sikap Iran

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan bahwa perjanjian pendahuluan antara AS dan Iran tidak menyebutkan rudal balistik.

"Tidak boleh ada standar ganda, bahwa beberapa negara dapat memiliki rudal balistik dan Iran tidak boleh memilikinya. Anda tidak dapat menerima kemunafikan ini," kata PM Sharif.

>>> Lisa Vanderpump Beri Sinyal TomTom Mungkin Tutup di Masa Depan

Iran telah menembakkan ratusan rudal balistik dan ribuan drone ke negara-negara Teluk dan Israel sebagai balasan atas serangan gabungan AS-Israel sejak akhir Februari lalu.

Program rudal Iran awalnya dikembangkan untuk mengimbangi pertahanan udara yang lemah selama perang dengan Irak pada 1980-an. Kini jangkauan dan akurasinya terus meningkat.

Israel, yang berjarak 1.500 kilometer dari Iran, menganggap program rudal balistik Iran sebagai ancaman eksistensial.

>>> Anggota DPR AS Troy Nehls: Pengacau Reflecting Pool Layak Dipenjara

Sebelum perang, AS juga berupaya memasukkan program rudal balistik dan dukungan Iran terhadap proksi bersenjata ke dalam negosiasi nuklir.