Anggota DPR AS dari Partai Republik, Troy Nehls, menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti merusak Lincoln Memorial Reflecting Pool harus dipenjara.

Ia juga mengusulkan agar para pelaku dipaksa menjual seluruh harta benda mereka untuk membiayai perbaikan kolam tersebut.

in1

>>> Tim Hukum Mantan Atlet Olimpiade Sebut Penangkapan Terkait Vandalisme Reflecting Pool sebagai Pengalihan

Pernyataan keras itu disampaikan Nehls dalam wawancara dengan TMZ di Capitol Hill.

Nehls melontarkan kecaman terhadap pihak yang ia yakini bertanggung jawab atas kerusakan kolam refleksi ikonik tersebut.

Menurut Nehls, hukuman penjara saja tidak cukup. Ia merinci rencana hukuman yang kontroversial.

Politisi Texas itu berulang kali membela proyek restorasi kolam dan menyalahkan orang-orang yang menderita 'Trump derangement syndrome' karena merusak kolam yang 'indah'.

Ia bahkan melontarkan kritik politik terhadap ganggang yang tumbuh di kolam tersebut.

>>> IHSG Diproyeksi Masih Rawan Koreksi pada Perdagangan Rabu

Ketika ditanya siapa yang harus membayar perbaikan, Nehls mengatakan para pelaku harus menjual hampir semua yang mereka miliki.

Kolam refleksi Lincoln Memorial menjadi pusat perdebatan politik dan publik setelah kerusakan pada renovasi senilai $16 juta.

Trump dan Nehls bersikeras bahwa vandalisme adalah penyebabnya, namun pihak lain menuding pengerjaan yang asal-asalan.

Dua ahli kolam yang dihadirkan dalam acara 'TMZ Live' meragukan teori vandalisme. Mereka mengatakan kerusakan yang disebut Trump lebih mirip akibat pengerjaan yang buruk.

>>> Bahlil Ungkap Hasil Uji Biodiesel B50, Kualitas Lebih Baik dari B40

Meskipun belum ada bukti kuat, Nehls tetap pada pendiriannya dan tidak memberi kelonggaran bagi para pelaku.