Kapten Timnas Argentina Lionel Messi dinilai masih memiliki kapasitas fisik dan magis untuk bermain hingga Piala Dunia 2030, saat usianya mencapai 43 tahun.

Pandangan itu disampaikan mantan penyerang Timnas Inggris Gabby Agbonlahor setelah menyaksikan penampilan Messi di fase grup Piala Dunia 2026.

in1

>>> Pezeshkian: Tanpa Rudal Balistik, Iran Bisa Bernasib Seperti Gaza

Messi yang genap berusia 39 tahun pada Rabu (24/6) baru saja membawa Argentina lolos ke babak gugur setelah mengalahkan Austria 2-0 di laga Grup J, Selasa (23/6) dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu, Messi mencetak dua gol meski sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama.

Agbonlahor menilai atmosfer pertandingan yang dihadiri peraih delapan Ballon d'Or itu selalu menghadirkan magis berbeda.

"Menonton pertandingan Argentina terasa seperti berada di konser 90 menit.

Konser Messi, dan itu salah satu konser terbaik seumur hidup," ujar Agbonlahor kepada media olahraga Inggris, dilansir TalkSport.

>>> Taufik Hidayat Mengaku Minum Miras Intisari Sebelum Ditangkap di Ciparay

"Jika ada orang di Amerika, Kanada, atau Meksiko yang punya kesempatan menonton Messi langsung, pergilah. Ini bisa menjadi turnamen terakhirnya bersama Argentina," tutur eks pemain Aston Villa itu.

Namun, Agbonlahor meyakini Piala Dunia 2026 bukan akhir perjalanan Messi. Ia memprediksi Messi akan tetap meramaikan perayaan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.

"Dia berbeda. Jangan terkejut, Messi akan bermain di satu Piala Dunia lagi (Piala Dunia 2030)," tegasnya.

Setelah memastikan tiket ke babak 16 besar dengan satu laga tersisa, Messi dan Argentina kini fokus menghadapi laga pamungkas Grup J melawan Yordania yang sudah tersingkir.

Penampilan Messi di Piala Dunia 2026 terus menorehkan catatan baru.

>>> Lisa Vanderpump Beri Sinyal TomTom Mungkin Tutup di Masa Depan

Dengan tambahan dua gol ke gawang Austria, ia kini mengoleksi 18 gol sepanjang karier di Piala Dunia, menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa, melampaui rekor 16 gol milik Miroslav Klose.