Maria Avila, mantan pembantu di rumah Chris Brown, bersaksi di pengadilan bahwa ia nyaris tewas akibat serangan anjing di rumah mewah penyanyi tersebut di Los Angeles.

Avila, yang baru bekerja empat kali di rumah Brown, memberikan kesaksian dalam kasus gugatan senilai $90 juta terhadap Breezy.

in1

>>> Giannis ke Miami, Jaquez Jr. Kaget Saat Tahu Jadi Bagian dari Trade

Ia mengatakan kepada juri bahwa ia tidak tahu ada anjing di rumah tersebut hingga seekor anjing besar menyerangnya.

Ia mengaku tidak diperingatkan oleh Brown atau siapa pun tentang keberadaan anjing-anjing itu.

Menurut Avila, serangan terjadi saat ia membuang sampah. Anjing itu menyerang tanpa peringatan.

"Pertama ia menyerang bagian wajah saya, lalu menggigit lengan saya dan menyeret saya," ujar Avila dalam kesaksiannya.

Ia menambahkan, "Ia menggigit lengan saya dan menyeret saya beberapa jarak, tapi saya tidak tahu seberapa jauh."

Anjing itu akhirnya melepaskannya. Avila terbaring di jalan masuk rumah dengan berlumuran darah dan merasakan "sakit yang sangat hebat."

>>> Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Terduga Penganiaya Pacar di Bandung

"Saya kira saya akan mati," katanya kepada juri saat anjing itu menggigitnya.

Avila mengatakan ia melihat Brown setelah serangan, tetapi penyanyi itu pergi setelah 911 dihubungi.

Brown sebelumnya bersaksi bahwa ia tidak menelepon 911 sendiri karena khawatir panggilannya bocor, dan menyerahkannya kepada timnya.

Avila mengklaim Brown tidak menghiburnya setelah kejadian tersebut.

Ia menjalani operasi untuk memperbaiki wajah, lengan, dan kakinya. "Wajah saya rusak, saya tidak ingin melihat cermin," ungkapnya.

Avila menggugat Brown atas serangan yang terjadi pada 2020 itu. Ia mengatakan anjing tersebut mencabik-cabiknya dan menyebabkan cedera fisik serius.

>>> Batasi Interaksi dengan 7 Tipe Orang Ini Demi Kesehatan Mental

Brown membantah tanggung jawab dan mengklaim Avila memprovokasi anjing tersebut hingga menyerang.