Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Ribuan bal pakaian bekas impor ilegal atau balepress berhasil diamankan dari dua gudang di Kalimantan Barat.
Operasi gabungan Bea Cukai, TNI, dan Polri menemukan 2.060 balepress dengan nilai sekitar Rp16,48 miliar di Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.
>>> Terapi Gen Suntikkan Pendengaran Pulih dari 106 ke 52 Desibel
Hingga kini, identitas pemilik barang belum terungkap. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di balik kasus ini.
Pengungkapan ini bermula dari operasi intelijen yang mendeteksi pergerakan pakaian bekas impor ilegal yang diduga akan dikirim dari Kalimantan Barat menuju Jakarta.
Detail mengenai sumber informasi dan proses pelacakan belum dijelaskan secara rinci.
Temuan di Dua Gudang
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, menyebut temuan awal berada di kawasan Jalan Extra Joss, Kabupaten Kubu Raya.
Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sekitar 200 balepress yang diduga berasal dari luar negeri.
Pengembangan kemudian mengarah pada penemuan hampir 2.000 balepress lainnya di kawasan pergudangan Wajok, Kabupaten Mempawah. "Awalnya ditemukan sekitar 200 bale di gudang kawasan Jalan Extra Joss.
Setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali menemukan hampir 2.000 bale pakaian bekas impor di Wajok," kata Budi.
Kalbar Diduga Jadi Pintu Masuk
Temuan ini kembali memperkuat dugaan bahwa Kalimantan Barat menjadi salah satu jalur masuk pakaian bekas impor ilegal ke Indonesia.
Letaknya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dinilai memberikan peluang bagi pelaku untuk memanfaatkan jalur darat maupun laut.
>>> Ular Hijau Biasa Ternyata Spesies Baru, Ilmuwan Terkejut
Menurut Bea Cukai, modus yang digunakan adalah menimbun barang di kawasan pergudangan yang bercampur dengan komoditas lain agar tidak mudah terdeteksi.
Update Terbaru
Kemenperin Dorong Partisipasi Aktif Industri dalam Sensus Ekonomi 2026
Selasa / 23-06-2026, 23:49 WIB
Jamkrindo Perluas Dampak Sosial Lewat Program Kesehatan dan Pendidikan
Selasa / 23-06-2026, 23:48 WIB
Bupati Siak Dorong KITB Kembali Berstatus PSN untuk Tarik Investasi
Selasa / 23-06-2026, 23:48 WIB
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Ini Dampaknya bagi PTBA dan PLN
Selasa / 23-06-2026, 23:43 WIB
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal: Antangin vs Tolak Angin
Selasa / 23-06-2026, 23:43 WIB
Presiden Baru Mitsubishi Ingin Lancer Evo Kembali, Tapi Belum Ada Rencana
Selasa / 23-06-2026, 23:42 WIB
Utang Mobil AS Capai Rp27.000 Triliun, Repo Kembali ke Level Resesi
Selasa / 23-06-2026, 23:39 WIB
Galaxy Watch LTE vs Wi-Fi: Mana yang Harus Kamu Beli?
Selasa / 23-06-2026, 23:38 WIB
Hidup Lebih Panjang Tanpa Gym: Kebiasaan Harian di Bawah 5 Menit
Selasa / 23-06-2026, 23:38 WIB
Apakah Kucing Mencintai Manusia Seperti Anjing? Ini Kata Sains
Selasa / 23-06-2026, 23:35 WIB
Casio Rilis G-Shock DW5600TT25-1 Kolaborasi dengan Toyo Tires
Selasa / 23-06-2026, 23:35 WIB
China Ciptakan Generator Hidrogel yang Hasilkan Listrik dari Kelembaban Udara
Selasa / 23-06-2026, 23:35 WIB
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK di Bundaran HI
Selasa / 23-06-2026, 23:21 WIB
Klasemen AVC Men's Cup 2026: Indonesia Naik ke Peringkat Kedua Usai Kalahkan Thailand
Selasa / 23-06-2026, 23:21 WIB






