Saat membeli smartwatch Samsung, kamu mungkin melihat dua varian: Bluetooth+Wi-Fi dan LTE. Apa bedanya dan mana yang sebaiknya dipilih?

Pertama, perlu diketahui bahwa model Bluetooth+Wi-Fi tidak memiliki konektivitas seluler, sedangkan model LTE memilikinya.

in1

>>> Hidup Lebih Panjang Tanpa Gym: Kebiasaan Harian di Bawah 5 Menit

Namun, varian LTE tetap dilengkapi Bluetooth dan Wi-Fi, bukan perangkat yang hanya menggunakan LTE.

Apakah Kamu Benar-benar Membutuhkan LTE?

Untuk menentukannya, jawab dua pertanyaan ini: Apakah kamu ingin smartwatch dapat menerima dan melakukan panggilan tanpa ponsel di dekatmu?

Jika ya, lanjutkan: Apakah operator selulermu mendukung eSIM untuk Galaxy Watch?

Jika kedua jawaban positif, LTE adalah pilihan tepat. Jika tidak, varian Bluetooth+Wi-Fi biasanya lebih bernilai.

Fungsi Bluetooth pada Galaxy Watch

Bluetooth adalah koneksi utama Galaxy Watch ke ponsel untuk menyinkronkan data dan menjalankan fungsi sehari-hari.

Tanpa LTE, kamu tetap bisa melakukan panggilan melalui koneksi ponsel, menerima notifikasi, menggunakan aplikasi seperti Google Maps, dan menyinkronkan data kesehatan ke Samsung Health.

Pelacakan kesehatan dan kebugaran tidak memerlukan koneksi sama sekali. Data direkam secara lokal dan disinkronkan nanti melalui Bluetooth atau Wi-Fi.

Apa yang Ditambahkan Wi-Fi dan LTE?

Wi-Fi berfungsi sebagai koneksi sekunder. Saat jam terputus dari ponsel, kamu bisa menghubungkannya ke jaringan Wi-Fi untuk mengakses fitur berbasis internet.

>>> Apakah Kucing Mencintai Manusia Seperti Anjing? Ini Kata Sains

Namun, LTE adalah peningkatan sesungguhnya.

Dengan LTE, kamu bisa memasang eSIM dan menggunakan jam secara mandiri: melakukan panggilan, mengirim pesan, dan menggunakan layanan internet tanpa ponsel.

Ini menjadikan jam sebagai perangkat komunikasi mandiri saat dibutuhkan.