Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Indonesia Keliru, Hanya Segelintir yang Nikmati Pertumbuhan
Presiden Prabowo Subianto menyoroti anomali dalam perekonomian Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Prabowo menilai sistem ekonomi nasional saat ini perlu dibenahi. Ia menegaskan bahwa hanya segelintir orang yang menikmati kekayaan dari pertumbuhan tersebut.
>>> Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
"Kita waspadai bahwa yang tambah kaya ternyata hanya segelintir orang. Jadi, harus kita lihat bahwa ini berarti sistem kita keliru," ujarnya, Rabu (24/6).
Menurut data yang diterima Prabowo setelah menjabat presiden, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Hal ini bertentangan dengan logika ekonomi di mana pertumbuhan seharusnya meningkatkan kesejahteraan.
Selain itu, kelompok kelas menengah yang sebelumnya keluar dari kemiskinan juga mengalami penyusutan. Prabowo menyebut kondisi ini aneh dan tidak wajar.
"Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah.
>>> Tampang Tersangka Penyekap Perempuan di Cileunyi yang Buat Korban Buta
Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali, yang kelas menengah yang sudah tadinya lepas dari kemiskinan turun," katanya.
Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus menjadikan anomali ini sebagai peringatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem ekonomi nasional.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kelas menengah.
>>> Lookism Chapter 613: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca Online
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa pemerintahan Prabowo akan fokus pada pemerataan hasil pembangunan dan distribusi manfaat pertumbuhan ekonomi agar dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Update Terbaru
Tuchel Kritik Aturan Hydration Breaks Piala Dunia 2026: Rusak Keindahan Sepak Bola
Rabu / 24-06-2026, 01:56 WIB
Kasus Rp20 Juta Mahasiswa UBK: Aliran Dana ke Tujuh Orang Terungkap
Rabu / 24-06-2026, 01:54 WIB
Prabowo Kaget Data Ekonomi Era Jokowi: Penduduk Miskin Naik, Kelas Menengah Turun
Rabu / 24-06-2026, 01:54 WIB
Nanik S Deyang Masuk Radar Kejagung di Kasus Korupsi MBG
Rabu / 24-06-2026, 01:53 WIB
England vs Ghana: Susunan Pemain dan Skor Terbaru Piala Dunia 2026
Rabu / 24-06-2026, 01:50 WIB
Cara Ikuti 5 Tren Teknologi Kripto Populer di 2026
Rabu / 24-06-2026, 01:49 WIB
Cara Cek Pencairan Saldo KKS bagi 470 Ribu Penerima Baru Bansos PKH dan BPNT 2026
Rabu / 24-06-2026, 01:49 WIB
EST Fun Walk & Run 2026: Olahraga sebagai Media Edukasi Keberlanjutan
Rabu / 24-06-2026, 01:49 WIB
Harga Karet Sumsel di Atas Rp40 Ribu, Petani Belum Lega karena Produksi Turun
Rabu / 24-06-2026, 01:49 WIB
Cara Mendapatkan Saldo DANA 2026 Tanpa Top Up, Ini Metodenya
Rabu / 24-06-2026, 01:43 WIB
Panduan Lengkap Cara Tukar Koin TikTok Menjadi Saldo DANA
Rabu / 24-06-2026, 01:42 WIB
Mushoku Tensei Season 3 Tayangkan Dua Episode Perdana dalam Pemutaran Spesial
Rabu / 24-06-2026, 01:35 WIB
Ferrari Conciso: Mobil Unik Berbobot Lebih Ringan dari Miata Dilelang
Rabu / 24-06-2026, 01:35 WIB
Anjing atau Kucing: Mana yang Lebih Pintar Menurut Sains?
Rabu / 24-06-2026, 01:35 WIB






