Harga DMO Batu Bara Dirombak, Ini Dampaknya bagi PTBA dan PLN

Pemerintah Indonesia tengah mengkaji ulang harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).
Sejak 2017, harga DMO untuk sektor kelistrikan dipatok di level US$70 per ton.
>>> Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal: Antangin vs Tolak Angin
Namun, kenaikan biaya produksi dalam beberapa tahun terakhir membuat harga tersebut dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi industri saat ini.
Revisi DMO Dinilai Mendesak
DMO merupakan kewajiban perusahaan tambang untuk memasok sebagian produksinya ke pasar domestik, terutama untuk pembangkit listrik PLN.
Selama hampir satu dekade, harga DMO tetap stagnan meskipun harga batu bara global sempat melonjak jauh di atas level tersebut.
Hal ini membuat margin keuntungan perusahaan tambang dari penjualan domestik menjadi lebih terbatas.
Pemerintah kini mempertimbangkan penyesuaian harga dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan keberlanjutan pasokan listrik nasional.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah sedang menghitung berbagai skenario agar PLN tetap terlindungi, namun pelaku usaha tidak terbebani oleh kenaikan biaya produksi.
Peluang Tambahan Pendapatan PTBA
Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno menyatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah untuk meninjau ulang harga DMO.
>>> Galaxy Watch LTE vs Wi-Fi: Mana yang Harus Kamu Beli?
Bagi PTBA, revisi harga DMO berpotensi meningkatkan pendapatan secara signifikan.
Sebagai salah satu pemasok utama batu bara domestik, sebagian besar produksi perusahaan disalurkan ke PLN dan pembangkit listrik swasta dengan harga DMO.
Jika harga tersebut dinaikkan, maka rata-rata harga jual batu bara PTBA juga akan ikut meningkat.
Hingga Mei 2026, PTBA telah menyalurkan sekitar 8,1 juta ton batu bara DMO, atau hampir 48 persen dari target tahunan sebesar 17 juta ton.
Dengan volume sebesar itu, perubahan harga sekecil apa pun dapat berdampak langsung pada kinerja keuangan perusahaan.
Di Tengah Isu Pasokan Batu Bara
Rencana revisi harga DMO muncul di tengah sorotan terhadap pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
Komisi XII DPR RI sebelumnya menyoroti potensi kekurangan pasokan yang diperkirakan mencapai sekitar 22 juta ton pada 2026.
>>> Hidup Lebih Panjang Tanpa Gym: Kebiasaan Harian di Bawah 5 Menit
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi operasional pembangkit listrik dan stabilitas pasokan energi nasional.
Update Terbaru
Daftar Presenter, Pundit, dan Komentator Piala Dunia 2026 di BBC dan ITV
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Lebih dari Sepertiga Keluarga Militer AS Miliki Tabungan Darurat Kurang dari Rp8 Juta
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Prabowo Sebut Ekonomi Era Jokowi Aneh: Negara Makin Kaya, Miskin Bertambah
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Kejagung Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Ini Tiga Dalilnya
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Kejaksaan Ungkap Segudang Cara Bereskan Korupsi MBG Tanpa Bergantung pada Sony
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Indonesia Keliru, Hanya Segelintir yang Nikmati Pertumbuhan
Rabu / 24-06-2026, 00:49 WIB
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
Rabu / 24-06-2026, 00:44 WIB
Tampang Tersangka Penyekap Perempuan di Cileunyi yang Buat Korban Buta
Rabu / 24-06-2026, 00:44 WIB
Lookism Chapter 613: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca Online
Rabu / 24-06-2026, 00:38 WIB
Tears on a Withered Flower Chapter 108: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Tempat Baca
Rabu / 24-06-2026, 00:36 WIB
Remake One Piece Rilis Februari 2027, Visual Episode 1 dan Trailer 24 Juni
Rabu / 24-06-2026, 00:36 WIB
Mantan Ketua KADOKAWA Gugat CEO Perusahaan atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik
Rabu / 24-06-2026, 00:35 WIB
Startup AS Rilis Pickup Murah Rp340 Juta, Terinspirasi Kei Car Jepang
Rabu / 24-06-2026, 00:35 WIB
Promosi Supergirl Samsung: Menangkan Tur VIP Warner Bros. dan TV 65 Inci
Rabu / 24-06-2026, 00:35 WIB






