Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PT PLN (Persero) segera menyelesaikan masalah pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.

Airlangga menegaskan bahwa mati lampu sangat berdampak pada perekonomian masyarakat.

in1

>>> 102 Eks Pekerja Hotel Sultan Laporkan Diri ke Posko PPKGBK Usai Eksekusi

Ia meminta PLN menuntaskan persoalan ini paling lambat akhir Juni 2026.

Permintaan itu disampaikan Airlangga dalam rapat bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

"Ya, tentu sangat berpengaruh (terhadap ekonomi). Tapi kami sudah minta kemarin PLN, kami sudah rapatkan dengan Menteri ESDM.

Harapannya sih Juni (akhir bulan) ini bisa diselesaikan," ujar Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (22/6).

PLN Minta Maaf dan Ungkap Penyebab

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas pemadaman bergilir di Jawa.

>>> Gaya Istri Jordan Pickford Nonton Piala Dunia Setelah Kopernya Hilang di AS

Ia mengungkapkan bahwa dua pembangkit besar milik independent power producer (IPP) mengalami gangguan teknis dan keluar dari sistem kelistrikan.

PLN mengerahkan tim untuk mempercepat perbaikan kedua PLTU tersebut.

Darmawan juga berterima kasih kepada pemerintah atas dukungannya.

Ia mengapresiasi pemasok batu bara yang telah menandatangani kontrak dengan PLN dan mitra PLN.

PLN juga mempercepat penandatanganan kontrak dengan pemasok batu bara kalori menengah (medium rank coal) yang telah mendapat penugasan pemerintah.

>>> Ruben Onsu Murka Dimata-matai Pacar Sarwendah: Saya Bukan Penjahat!

Proses penyaluran batu bara medium rank coal mulai mengalir ke PLTU di seluruh Jawa.