Presiden Prabowo Subianto turun tangan menangani pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa.

Ia memanggil jajaran Direksi PT PLN (Persero) bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membahas langkah penanganan cepat.

in1

>>> Roy Suryo dan Dokter Tifa Ogah Berhenti Usut Ijazah Jokowi: Kami Bukan Pengkhianat

Evaluasi Pasokan Batu Bara

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah bersama PLN telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap faktor yang mempengaruhi stabilitas pasokan listrik nasional.

Fokus utama adalah ketersediaan batu bara untuk pembangkit listrik.

Menurut Bahlil, kebutuhan batu bara PLN mencapai sekitar 154 juta ton per tahun.

Sementara itu, penugasan pasokan kepada perusahaan tambang nasional mencapai 180–190 juta ton, dengan kontrak aktif sekitar 134 juta ton.

“Secara kontrak sebenarnya tidak ada masalah. Namun PLN mengeluhkan kebutuhan kalori batu bara untuk proses blending,” ujar Bahlil.

Pemerintah telah mengambil langkah korektif untuk memastikan pasokan energi primer tetap stabil dan tidak mengganggu layanan listrik kepada masyarakat.

>>> Lionel Messi Akui Bahagia Usai Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Tim Khusus Pengadaan Batu Bara

Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah telah membentuk tim khusus pengadaan batu bara yang melibatkan PLN, Direktorat Jenderal Minerba, BPKP, hingga Inspektorat Jenderal.

Tim ini bertugas memastikan rantai pasok energi berjalan transparan dan terkontrol.

“Kalau tidak diawasi, kita tidak mau kejadian seperti ini terulang. Maka dibentuk tim untuk pengadaan dan pengawasan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga meminta PLN melakukan perawatan sistem pembangkit secara menyeluruh agar tidak terjadi gangguan teknis yang berdampak pada masyarakat.

Bahlil menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan instruksi agar seluruh kementerian dan lembaga terkait segera melakukan langkah cepat dan terukur untuk menjamin keandalan listrik nasional.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo adalah memastikan langkah-langkah percepatan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

>>> Pelatih Paraguay Kritik FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan memastikan layanan listrik yang andal sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.