Menteri Maman Soroti Dampak Nyata Pemadaman Listrik Jawa Terhadap Usaha Kecil
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyoroti dampak nyata pemadaman listrik atau blackout terhadap pelaku UMKM di Jawa.
Menurutnya, gangguan pasokan listrik tidak hanya merugikan masyarakat luas, tetapi juga langsung dirasakan oleh usaha kecil yang bergantung pada listrik.
>>> Tak Cuma Faktor Usia, Ini 3 Kebiasaan yang Bikin Payudara Cepat Kendur
"Pada saat terjadi blackout di Jawa, pertama impactnya ke masyarakat, yang kedua ke UMKM. Yang jualan di daerah, ya misalnya mereka yang jualan es.
Pada saat mati ya esnya cair, enggak bisa jualan mereka. Terus frozen food segala macem," kata Maman di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ia menilai gangguan listrik menimbulkan efek sosial dan ekonomi yang menjalar ke berbagai sektor. "Nah ini aja sebetulnya jadi impact sosialnya tuh kemana-mana," ungkapnya.
Potensi Blackout Sudah Diingatkan Sejak Tiga Tahun Lalu
Maman menambahkan, meski persoalan kelistrikan bukan ranah tugasnya, isu potensi blackout telah menjadi perhatian saat ia masih di DPR, khususnya di Komisi VII.
"Ini kan ada di PLN.
Yang dari dulu saya selalu bilang bahwa, waktu saya di Komisi VII DPR, kita sudah dorong bahwa potensi blackout yang tiga tahun lalu itu berpotensi terjadi lagi kalau supply chain management yang ada di PLN tidak segera dibenahi dan ditata secara baik," ujarnya.
>>> Pernikahan Adat Modern ala Selebriti Jadi Inspirasi Anak Muda Surabaya
Maman juga menyinggung perbedaan harga batu bara untuk ekspor dan kebutuhan domestik (Domestic Market Obligation/DMO) yang sempat menjadi perhatian dalam pembahasan sebelumnya.
Ia mengungkapkan, saat itu pernah muncul usulan pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) Batu Bara untuk menjembatani selisih harga antara pasar ekspor dan domestik.
"Misalnya harga ekspornya 80 dolar, lalu yang harga domestiknya 50 dolar. Ada selisih perbedaan kan, 30 dolaran.
Nah nanti mereka yang ekspor itu diambil selisihnya untuk mensubsidi mereka yang memiliki kebutuhan domestik," katanya.
Menurut Maman, mekanisme tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi persoalan yang berpotensi memengaruhi pasokan energi di dalam negeri. "(Tapi) Itu dulu kita ada usulkan seperti itu.
>>> BACH IPO, Target Dana Rp307 Miliar dari Pasar Modal
Ini untuk menyelesaikan problematika seperti ini. Itu aja, tapi sekali lagi ini isu yang dulu ya, 3 tahun yang lalu," pungkas Maman.
Update Terbaru
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
Senin / 22-06-2026, 23:12 WIB
Custom Chevrolet Silverado 2025 Siap Lelang, Bukti Open-Air Tak Harus Gladiator
Senin / 22-06-2026, 23:08 WIB
Massachusetts Peringatkan Dealer Mobil untuk Hentikan Sembunyikan Biaya
Senin / 22-06-2026, 23:08 WIB
Samsung Rencana Hentikan Produk Vacuum, Microwave, Dishwasher? Belum Pasti
Senin / 22-06-2026, 23:07 WIB
Kapal Portugis Berusia 500 Tahun Bermuatan Emas Ditemukan di Gurun Namibia
Senin / 22-06-2026, 23:07 WIB
Aturan Emas Nikmati Manis Tanpa Lonjakan Gula Darah
Senin / 22-06-2026, 23:07 WIB
Unboxing dan Kesan Pertama Ai+ Nova 2 Pro 5G
Senin / 22-06-2026, 23:07 WIB
China Operasikan Pusat Data Bawah Laut 24 MW untuk Dinginkan Server AI
Senin / 22-06-2026, 23:07 WIB
Presiden Guterres Meninggal, Timor Leste Tetapkan Berkabung Sepekan
Senin / 22-06-2026, 23:01 WIB
Les Wexner Puas Harvard Pertahankan Namanya di Gedung Kampus
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Pemilik PT Sakti Mait Jaya Langit Divonis 8 Tahun Penjara Kasus Kredit LPEI
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Munas NU Desak Transparansi Pengelolaan Keuangan Haji
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Kourtney Kardashian Rayakan Father's Day Bersama Travis Barker, Abaikan Scott Disick
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Putra Liam Payne Jadi Ahli Waris Tunggal Harta Rp28 Juta
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB






