Jaksa Agung Massachusetts Andrea Joy Campbell mengeluarkan peringatan keras kepada dealer mobil di negara bagian tersebut. Mereka dituduh tidak mencantumkan biaya dokumen wajib dalam harga kendaraan yang diiklankan.

Praktik ini dinilai merugikan konsumen karena harga akhir yang harus dibayar lebih tinggi dari yang dijanjikan. Biaya dokumen atau 'doc fee' bisa mencapai ratusan dolar.

in1

>>> Hummer H3 Tenggelam dalam Hitungan Detik Saat Peluncuran Perahu Gagal

Dalam surat edaran, Campbell menegaskan bahwa dealer tidak cukup hanya menyebutkan adanya biaya dokumen dalam iklan. Biaya tersebut harus sudah termasuk dalam harga yang ditampilkan.

“Dealer di Massachusetts gagal memasukkan biaya ini dalam harga yang diiklankan, melanggar hukum negara bagian,” tulis Campbell.

Hal ini menghambat konsumen untuk membandingkan harga dan membuat keputusan yang tepat.

>>> Produksi Mobil Kanada Turun 64.000 Unit, AS Naik 44.000 Unit

Dealer yang masih melanjutkan praktik ini dapat menghadapi tindakan penegakan hukum. Konsumen yang curiga bisa melapor melalui hotline perlindungan konsumen atau secara online.

Masalah ini sebenarnya terjadi di seluruh Amerika Serikat.

Federal Trade Commission (FTC) juga mulai mengambil langkah untuk memberantas praktik penetapan harga yang menipu di industri otomotif.

>>> Jeep Wrangler 4xe Willys '41 Lelang Jauh di Bawah Harga Baru

Belum diketahui apakah upaya FTC akan berdampak signifikan. Namun, langkah Massachusetts menjadi sinyal bahwa praktik sembunyikan biaya tidak akan ditoleransi.