Massachusetts bersiap menjalankan salah satu program pencegahan pengemudi lawan arah terbesar di Amerika Serikat.

Negara bagian itu mengalokasikan dana antara $50 juta hingga $75 juta untuk memasang sistem deteksi dan pencegahan di lebih dari 400 lokasi berisiko tinggi.

in1

>>> Corvette ZR1X Incar Rekor Produksi Baru di Pikes Peak

Program ini menyasar total lebih dari 500 titik rawan di seluruh wilayah Massachusetts.

Sensor Termal dan Rambu Peringatan

Teknologi utama yang digunakan adalah sensor termal yang dipasang di ramp jalan tol.

Saat sensor mendeteksi kendaraan melaju salah arah, rambu LED langsung menyala untuk memperingatkan pengemudi.

Sistem juga mengirimkan peringatan real-time ke petugas transportasi dan kepolisian, sehingga respons bisa lebih cepat.

Menurut pejabat negara bagian, sistem serupa sudah terbukti berhasil di Danvers pekan ini.

Seorang pengemudi yang memicu peringatan dilaporkan langsung berbalik arah tanpa menimbulkan insiden.

>>> Suzuki Jimny Rhino Edition: Edisi Terbatas Termahal dengan Kotak Cokelat

Perbaikan Infrastruktur Jalan

Selain teknologi tinggi, Massachusetts juga akan melakukan perbaikan infrastruktur secara menyeluruh.

Langkah-langkah itu meliputi pemasangan rambu WRONG WAY dan DO NOT ENTER tambahan, marka jalan yang lebih jelas, serta penambahan lampu penerangan.

Pemerintah juga akan menata ulang median jalan, memperbaiki desain simpang susun, dan mengubah konfigurasi ramp yang rawan kecelakaan.

Program serupa di Rhode Island dilaporkan berhasil menurunkan jumlah insiden pengemudi lawan arah.

Program Massachusetts diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk rampung.

Pejabat setempat berharap upaya ini bisa menjadi pelajaran bagi negara bagian lain.

>>> Porsche Taycan Soho House One: Cat Hijau Khas London Butuh Ratusan Jam

Cara terbaik mencegah pengemudi salah arah bukan hanya menangkap pelanggar, tetapi merancang jalan agar tidak membingungkan.