Massachusetts menerima dana sebesar $64 juta dari program National Electric Vehicle Infrastructure (NEVI) pada tahun 2022.

Namun, hingga pertengahan 2026, negara bagian tersebut belum berhasil membangun satu pun stasiun pengisian kendaraan listrik (EV) yang beroperasi.

>>> Komunitas Brosqi Gelar SilatuRide 2026, Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Dua vendor yang terpilih, Applegreen dan Global Partners, telah menandatangani kontrak dengan Massachusetts Department of Transportation (MassDOT). Keduanya telah menghabiskan sekitar $4 juta untuk rekayasa, perizinan, dan pengadaan.

Menurut juru bicara MassDOT, Marshall Hook, Applegreen baru saja memesan peralatan pengisian EV untuk lokasi di Greenfield dan Newburyport.

Konstruksi dijadwalkan dimulai pada Juli 2026.

Sementara itu, Global Partners telah memesan peralatan untuk stasiun di Lancaster, Raynham, dan Wrentham. Namun, MassDOT tidak memberikan penjelasan mengapa proses ini berjalan sangat lambat.

>>> Honda Siapkan Wajah Lebih Maskulin untuk Passport 2027

Keterlambatan yang Mencemaskan

Mantan Sekretaris Transportasi Massachusetts, Jim Aloisi, menyebut kelambatan ini membingungkan. Menurutnya, jika negara bagian serius melakukan transisi ke EV, maka percepatan pembangunan stasiun pengisian harus menjadi prioritas.

Massachusetts bukan satu-satunya negara bagian yang lambat merealisasikan dana NEVI.

Florida, Iowa, Louisiana, North Dakota, Oregon, Alabama, Arizona, dan bahkan California juga belum membangun stasiun meski telah menerima puluhan juta dolar.

Di sisi lain, Texas telah mengoperasikan beberapa stasiun pengisian yang didanai NEVI, dengan banyak lagi dalam tahap konstruksi.

>>> Tesla Cybertruck Mulai Digunakan di Kazakhstan untuk Keamanan Negara

Perbedaan ini menunjukkan kesenjangan dalam implementasi program federal tersebut.