Volkswagen sempat menjajaki kemungkinan menghadirkan varian range-extender untuk ID. Buzz, tetapi rencana itu kandas karena masalah tata letak.

Hal ini diungkapkan Stefan Mecha, CEO VW Commercial Vehicles, dalam wawancara dengan Go Auto Australia. Ia mengakui opsi mesin pembakaran sempat dipertimbangkan, namun secara teknis tidak layak.

>>> Toyota Recall 5.408 SUV untuk Cari 270 Unit dengan Poros Belakang Bermasalah

“Saya tidak akan jujur jika mengatakan kami tidak melihat ini. Apakah ini latihan yang layak?

Mungkin tidak… ID. Buzz adalah kendaraan listrik dan akan tetap menjadi kendaraan listrik,” ujar Mecha.

Masalah utamanya adalah overhang pendek dan arsitektur MEB yang dirancang khusus untuk baterai listrik. Tidak ada ruang untuk menyisipkan mesin bensin tanpa melakukan redesain mahal.

Penjualan ID. Buzz global mencapai 60.700 unit pada 2025, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Namun, Amerika Utara hanya menyumbang 6.140 unit, sehingga VW melewatkan model tahun 2026 untuk membersihkan stok.

ID. Buzz akan kembali ke AS pada 2027 dengan pembaruan kecil dan tambahan varian ramah berkemah.

Platform Space untuk Masa Depan

Mecha juga mengungkapkan rencana restrukturisasi besar-besaran untuk mengatasi fragmentasi platform yang mahal di lini kendaraan komersial VW.

Saat ini VW menggunakan empat platform berbeda: MQB untuk Caddy dan Multivan T7, MEB untuk ID. Buzz, platform Ford untuk Transporter T7, dan sasis khusus untuk Crafter.

>>> Toyota Recall 5.408 SUV untuk Cari 270 Unit dengan Poros Belakang Bermasalah

Untuk menyederhanakan produksi dan R&D, VW akan merombak pabrik Hanover dan mengembangkan arsitektur baru bernama Space platform.

Platform ini akan mendasari generasi berikutnya dari Caddy, Multivan, dan Transporter, serta memasok komponen untuk Crafter.