Ford dan Geely Jalin Kerja Sama Produksi Mobil Listrik di Spanyol
Pabrik Ford di Valencia, Spanyol, yang selama ini beroperasi jauh di bawah kapasitas, akan segera memproduksi mobil listrik asal China.
Geely, perusahaan otomotif China, telah mencapai kesepakatan dengan Ford untuk menggunakan jalur perakitan yang menganggur di pabrik Almussafes.
>>> Program e.loop VW Group: Diskon Hingga 50% untuk Sewa EV
Langkah ini memungkinkan Geely menghindari tarif tinggi yang diberlakukan Uni Eropa untuk mobil buatan China.
Model yang Akan Diproduksi
Geely belum mengonfirmasi model spesifik yang akan dirakit di Spanyol.
Namun, laporan menyebutkan bahwa model tersebut adalah EX2, hatchback listrik murah yang menjadi mobil terlaris di China tahun lalu.
EX2 akan diproduksi berdampingan dengan Ford Kuga yang sudah ada di lini produksi yang sama.
Pabrik Almussafes memiliki kapasitas tahunan 450.000 kendaraan, namun selama beberapa tahun terakhir hanya beroperasi kurang dari seperempat kapasitasnya.
Dukungan Pemerintah Spanyol
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez memainkan peran penting dalam mewujudkan kesepakatan ini.
>>> Huayra Roadster Manual Pertama di Dunia Akan Dilelang, Harga Capai Rp112 Miliar
Spanyol tidak memiliki industri mobil nasional yang besar seperti Jerman atau Italia, sehingga terbuka terhadap investasi dari China.
Selain Geely, merek China lain seperti Chery dan BAIC juga telah memulai produksi di Spanyol.
Cheri bekerja sama dengan Ebro di Barcelona, sementara BAIC bermitra dengan Santana di Andalusia.
Stellantis juga akan mendirikan pabrik baterai bersama CATL di Zaragoza.
Detail lebih lanjut mengenai kesepakatan Ford-Geely dijadwalkan diumumkan oleh Perdana Menteri Sanchez akhir pekan ini saat berkunjung ke pabrik Ford.
>>> Polisi Kanada Ubah Tampilan Mobil Patroli untuk Pertama Kali dalam 30 Tahun
Sebelumnya, pada Mei lalu, beredar kabar bahwa Ford mungkin dapat membangun EV sendiri menggunakan arsitektur yang sama dengan EX2, meski belum dikonfirmasi.
Update Terbaru
Standard Chartered Perkuat Pendanaan Lintas Negara untuk BUMN dan Korporasi Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Hani EXID Comeback Akting Usai 2 Tahun Vakum karena Skandal Calon Suami
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Rumah Terlihat Bersih Belum Tentu Sehat, Ini Alasannya
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Kebakaran Semak Ramona Hanguskan 80 Hektare, Warga Dievakuasi
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Bethesda Pastikan Peta Jalan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Massal Xbox
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Film Anime The Irregular at Magic High School: Yotsuba Succession Arc Tayang di Malaysia 6 Agustus
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Ben Sasse Bicara Kesehatan dan Budaya Politik di Tengah Perjuangan Melawan Kanker
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
Human Vapor Raih 24,3 Juta Jam Tonton di Netflix
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
FC Cincinnati Tawarkan Tiket Gratis Manfaatkan Minat Piala Dunia
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
Phillies Panggil Bryan De La Cruz dari Triple-A, Stubbs Masuk IL
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
Empat Ruas Jalan Tol Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur
Kamis / 23-07-2026, 17:47 WIB
Exit Tol Kawasan Mobnas Segera Dibangun, Integrasi Infrastruktur Industri dan Pertahanan
Kamis / 23-07-2026, 17:47 WIB
Kumpulan Cheat Def Jam PPSSPP dan PS2 Terbaru 2026
Kamis / 23-07-2026, 17:47 WIB
150 Nama Grup Keren Beserta Artinya, dari Alpha Squad hingga Dream Team
Kamis / 23-07-2026, 17:42 WIB







