Volkswagen Group meluncurkan program baru bernama e. loop di Jerman yang memungkinkan karyawan menghemat hingga 50% dibandingkan sewa mobil listrik secara pribadi.

Program ini merupakan skema potongan gaji (salary conversion) yang ditawarkan oleh Volkswagen Group Retail Deutschland (VGRD) kepada perusahaan-perusahaan di Jerman.

>>> Huayra Roadster Manual Pertama di Dunia Akan Dilelang, Harga Capai Rp112 Miliar

Melalui e. loop, perusahaan menyewa EV untuk karyawannya dengan biaya yang dipotong langsung dari gaji bruto.

Karyawan bisa memilih mobil yang diinginkan secara online.

Volkswagen menyebut prosesnya sederhana, hanya empat atau lima langkah, dan sebagian besar bisa dilakukan secara daring.

Program ini memberikan keuntungan bagi perusahaan, seperti memanfaatkan insentif pajak untuk EV, membantu retensi karyawan, dan meningkatkan profil ESG.

Karyawan mendapatkan penghematan besar dan layanan all-inclusive yang mencakup kendaraan, asuransi, dan perawatan.

>>> Polisi Kanada Ubah Tampilan Mobil Patroli untuk Pertama Kali dalam 30 Tahun

Pilihan kendaraan mencakup berbagai model, dari Volkswagen ID. 3 hingga Porsche Cayenne Electric.

Jangka waktu sewa tersedia 24 atau 36 bulan, mirip dengan program sewa sepeda perusahaan.

VGRD melaporkan minat yang sangat tinggi terhadap program ini. Mereka memperkirakan e.

loop bisa menyumbang 5-10% dari penjualan mobil baru di Jerman pada 2030.

>>> Faraday Future Lakukan Reverse Stock Split 1:150 demi Bertahan di Nasdaq

Namun, ada potensi kelemahan: perusahaan bisa terjebak dengan mobil jika karyawan yang bersangkutan keluar dari organisasi.