Pagani Huayra Roadster pertama yang dilengkapi transmisi manual pabrik akan segera dilelang. Mobil bernama 'Executor' ini diperkirakan terjual dengan harga lebih dari $7 juta atau sekitar Rp112 miliar.

Huayra Roadster ini dipesan oleh Vince Zampella, salah satu kreator game Call of Duty.

>>> Polisi Kanada Ubah Tampilan Mobil Patroli untuk Pertama Kali dalam 30 Tahun

Zampella meninggal dunia pada akhir tahun lalu setelah mengalami kecelakaan mengendarai Ferrari 296 GTS di Angeles Crest Highway, California.

Mobil yang hanya menempuh 53 mil (85 km) ini memiliki banyak sentuhan khusus.

Eksteriornya menggunakan serat karbon biru dengan aksen Indaco Blue dan putih, serta dilengkapi sayap, splitter, dan spoiler yang lebih dramatis dari versi standar.

Interiornya dipadukan dengan kulit Black Mamba dan Indaco Blue, dipadukan dengan bagian titanium dan serat karbon yang terekspos.

Nama 'Executor' sendiri diambil dari salah satu pesawat luar angkasa Darth Vader.

>>> Faraday Future Lakukan Reverse Stock Split 1:150 demi Bertahan di Nasdaq

Di balik kap mesin, terdapat mesin V12 twin-turbo 6,0 liter yang menghasilkan tenaga 846 hp dan torsi 774 lb-ft (1.049 Nm).

Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual Xtrac tujuh percepatan.

Menurut stiker jendela, harga asli supercar ini mencapai €6,67 juta atau sekitar $7,6 juta.

RM Sotheby's yang menangani penjualan memperkirakan mobil ini akan laku antara $5 juta hingga $7 juta.

Produksi global Huayra Roadster dibatasi hanya 148 unit, terdiri dari 100 model standar, 40 Roadster BC, dan delapan Imola Roadster.

>>> BMW Batal Ikut Paris Motor Show 2026, Pilih Pameran Selektif

'Executor' termasuk salah satu Huayra dengan opsi terbanyak yang pernah dijual di Amerika Serikat.