BMW memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Paris Motor Show yang akan digelar pada Oktober 2026. Keputusan ini diambil di tengah menurunnya pamor pameran otomotif besar di Eropa.

Meski demikian, BMW menyatakan tetap berkomitmen pada ajang otomotif, namun akan lebih selektif. Audi dan Mercedes-Benz dikonfirmasi masih akan hadir di Paris.

>>> Polisi Colorado Tangkap Pria Sadar karena DUI, Wajib Bayar Rp8 Miliar

Perubahan Prioritas BMW

Menurut laporan Bloomberg, BMW mundur karena adanya pergeseran prioritas. Pabrikan asal Munich itu ingin fokus pada pameran yang relevan dengan peluncuran produk baru.

Contohnya, BMW baru saja memperkenalkan sejumlah model di Auto China, seperti iX3 Long Wheelbase dan facelift Seri 7.

Sementara itu, M Concept Neue Klasse debut di ajang 24 Hours of Le Mans, dan X5 terbaru diperkenalkan di pabrik Spartanburg, AS.

Paris Motor Show sendiri masih akan dihadiri lebih dari 60 merek. Namun, absennya BMW menjadi catatan tersendiri bagi ajang yang dulu menjadi salah satu pameran terpenting di Eropa.

>>> Penjualan Mobil China Terburuk Sejak 2021, Bukan karena EV

Keputusan ini juga terkait dengan kondisi keuangan BMW.

Perusahaan baru saja merevisi target tahunan 2026 karena penurunan penjualan di China dan persaingan ketat di kawasan Asia-Pasifik.

BMW menyebut penurunan penjualan di China dan Asia-Pasifik tidak bisa diimbangi oleh pertumbuhan di Eropa dan AS.

>>> Polestar Tak Banding Larangan Penjualan di AS, Volvo Dapat Pengecualian

Akibatnya, laba dan arus kas bebas kuartal kedua turun signifikan, mendorong perusahaan mengintensifkan program efisiensi biaya.