Bethesda menyatakan bahwa peta jalan pengembangan The Elder Scrolls 6 tidak terpengaruh oleh gelombang PHK massal yang dilakukan Xbox di berbagai anak perusahaannya.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bethesda kepada YouTuber MrMattyPlays, menepis kekhawatiran bahwa produksi game paling dinanti tersebut mengalami hambatan.

>>> Film Anime The Irregular at Magic High School: Yotsuba Succession Arc Tayang di Malaysia 6 Agustus

Sebelumnya, Xbox melakukan apa yang disebut sebagai 'reset' bisnis dengan menutup empat studio first-party dan memecat 1.600 pekerja di Xbox Game Studios, Bethesda, dan Activision Blizzard.

Rencananya, akan ada 1.600 PHK lagi dalam setahun ke depan. Bethesda menjadi salah satu yang terdampak paling keras.

IGN melaporkan, mengutip sumber anonim, bahwa sejumlah pengembang The Elder Scrolls 6 khawatir akan potensi penundaan, budaya kerja lembur (crunch), dan ketergantungan berlebihan pada kontraktor yang tidak terbiasa dengan teknologi pengembangan milik studio.

Sementara itu, The Elder Scrolls Online sudah mengalami masalah 'lebar pita tim' setelah Zenimax Online Studios kehilangan lebih dari 100 anggota tim.

>>> Ben Sasse Bicara Kesehatan dan Budaya Politik di Tengah Perjuangan Melawan Kanker

The Elder Scrolls 6 pertama kali diumumkan pada musim panas 2018 dengan trailer singkat yang hanya menampilkan logo dan pemandangan.

Bethesda saat itu berjanji akan memulai produksi penuh setelah Starfield dirilis.

Dalam pernyataan terbaru, Bethesda mengaku senang dengan progres pengembangan. 'Babak selanjutnya sedang dalam perjalanan.

>>> Human Vapor Raih 24,3 Juta Jam Tonton di Netflix

Kami berada di tempat yang direncanakan, menyukai tampilannya, dan memainkannya setiap hari,' tulis mereka.