Aksi balap liar di jalan raya masih marak dan meresahkan masyarakat. Kegiatan ilegal ini tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain yang tidak bersalah.

Banyak kasus menunjukkan pengendara yang melaju normal menjadi korban tabrak belakang atau terserempet oleh pelaku balap liar.

>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter per 10 Juni 2026

Oleh karena itu, penting bagi pengendara untuk mengetahui langkah antisipasi yang tepat.

Tips dari Wahana

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, memberikan beberapa tips agar pengendara terhindar dari bahaya balap liar.

Menurutnya, langkah pertama yang bijak adalah tidak mendekat atau berhenti untuk menonton jika melihat indikasi balap liar di depan.

"Jangan berhenti atau mendekat untuk menonton balap liar karena penonton sering menjadi korban saat terjadi kecelakaan. Jika memungkinkan, pilih jalur lain yang lebih aman," ujar Agus kepada Kompas.

com, Selasa (9/6/2026).

>>> Wuling Pertahankan Almaz untuk Pasar SUV Konvensional

Situasi lain yang kerap terjadi adalah ketika pengendara melaju normal, lalu tiba-tiba muncul rombongan balap liar dari belakang dengan kecepatan tinggi.

Dalam kondisi ini, Agus menyarankan untuk tetap tenang dan tidak melakukan manuver mendadak.

"Usahakan tetap tenang, jangan panik, dan jangan ikut ngebut atau mencoba menghalangi mereka. Pertahankan laju motor secara stabil dan beri ruang untuk mereka lewat," kata Agus.

Jika situasi dinilai terlalu berbahaya, pengendara disarankan segera mencari tempat aman untuk berhenti sejenak. Proses menepi harus dilakukan dengan perhitungan matang dan menggunakan lampu isyarat.

"Nyalakan sein lalu menepi di tempat yang aman sampai situasi kondusif. Jangan terpancing emosi karena keselamatan diri adalah prioritas utama.

>>> Pemerintah Galakkan Konversi Motor Bensin ke Listrik di Bekasi

Hindari perubahan arah mendadak atau pengereman keras yang bisa menyebabkan tabrakan dari belakang," ucapnya.