Jalan Musik di AS: Hadiah untuk Pengemudi yang Patuh Batas Kecepatan
Pernahkah Anda membayangkan jalan raya yang memutar lagu saat Anda melaju? Di Amerika Serikat, ada beberapa ruas jalan yang melakukan hal tersebut.
Jalan-jalan ini dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengemudi yang mematuhi batas kecepatan. Alih-alih menghasilkan dengungan yang mengganggu, alur khusus di permukaan jalan menciptakan melodi.
>>> Toyota Perbarui Crown Crossover 2027, Atasi Kritik Desain Dua Warna
Kuncinya adalah kecepatan yang tepat. Jika terlalu lambat, lagu terdengar seret.
Jika terlalu cepat, nadanya kacau. Hanya pada batas kecepatan yang ditentukan, ban mobil Anda menjadi bagian dari alat musik raksasa.
Cara Kerja Jalan Musik
Konsep di balik jalan musik sangat sederhana. Getaran menghasilkan suara, dan nada tergantung pada frekuensi getaran tersebut, menurut Road-Tunes.
com.
Insinyur memotong alur di aspal dengan jarak yang diperhitungkan secara cermat. Saat ban melewati alur tersebut, getaran merambat melalui suspensi dan masuk ke kabin mobil.
Jarak antar alur menentukan nada musik. Misalnya, nada E membutuhkan sekitar 330 getaran per detik.
Pada kecepatan 45 mph (72 km/jam), alur harus berjarak sekitar 2,4 inci (61 mm).
Nada yang berbeda membutuhkan jarak yang berbeda, sementara nada panjang diciptakan dengan memperpanjang pola tersebut pada jarak yang lebih jauh.
Hasilnya adalah pemutar musik mekanis raksasa yang tertanam di jalan.
Tujuan Sebenarnya: Keselamatan
Meskipun tampak seperti keunikan pinggir jalan, jalan musik biasanya dibangun dengan tujuan keselamatan. Sebagian besar dipasang untuk mendorong pengemudi menjaga kecepatan konsisten, terutama di jalan raya pedesaan.
Jika pengendara ingin mendengar lagu dengan benar, mereka harus mematuhi batas kecepatan. Ini adalah insentif yang lebih ramah dibandingkan kamera kecepatan yang berkedip.
Update Terbaru
Event Apex Legends x Cyberpunk Resmi Hadir dengan Peta Night City dan Kemampuan Baru
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
AnimeJapan 2027 Pindah ke Osaka untuk Pertama Kalinya, Pendaftaran Peserta Dibuka
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
Samsung Rilis Pembaruan Software untuk Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
Jari Manusia Bisa Rasakan Benda Tersembunyi Tanpa Menyentuh, Studi Ungkap
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya Bantah Dana SAL Digunakan untuk Modal KDKMP, Sebut Hanya untuk Cash Management
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Wacana Pajak JHT
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya Pastikan Penanganan KCIC Tak Bergantung pada APBN
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya: Rasio Utang RI Masih Aman, S&P Beri Rating BBB Outlook Stabil
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Bintang Married to Medicine Tuduh Mantan Suami Suruh Tetangga Bunuh Dia
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Veda Ega dan Mario Aji Tak Percaya Kutukan Marquez di Mandalika
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Titiek Soeharto Pertanyakan Keabsahan Permenhut yang Diteken saat Menteri ke Luar Negeri
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Statistik Ungkap Ketergantungan Inggris pada Kane-Bellingham, Jadi Masalah Lawan Argentina?
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
Song Min Ho Bantah Konspirasi dengan Supervisor dalam Sidang Absensi Tugas Militer
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
5 Minuman Ini Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB







