Kampanye Malware VBScript Targetkan Pengguna WhatsApp Desktop dan Web

Kaspersky mengungkap kampanye malware berskala besar yang menargetkan pengguna WhatsApp Desktop dan WhatsApp Web.
Serangan dilakukan dengan mengirimkan lampiran VBScript berbahaya melalui pesan langsung dari akun WhatsApp yang sebelumnya telah disusupi.
>>> Mechrevo Luncurkan Desktop Kompak WuJie S500e dengan Intel Core i5-13420H
Temuan ini diumumkan oleh Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky pada Juni 2026. Kampanye tersebut telah memengaruhi pengguna di berbagai negara, dengan Malaysia mencatat jumlah korban terbanyak.
Akun yang Disusupi Digunakan untuk Menyebarkan Malware
Menurut Kaspersky, penyerang menggunakan akun WhatsApp yang telah diretas untuk mengirim lampiran berbahaya ke kontak pemilik akun.
Karena pesan berasal dari kontak tepercaya, penerima lebih mungkin membuka file tersebut.
Lampiran berbahaya disamarkan sebagai dokumen bisnis rutin, seperti faktur, laporan bank, laporan akun, catatan pembayaran, dan pemberitahuan utang.
Nama file juga tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Portugis, Prancis, Jerman, dan Melayu, yang menunjukkan penargetan regional luas di berbagai wilayah bahasa, terutama Eropa.
Untuk tampak lebih sahih, sampel VBScript berisi komentar dan metadata ekstensif yang dirancang meniru komponen Microsoft Windows Update.
Cara Kerja Serangan
Setelah file VBScript berbahaya dibuka, ia memicu rangkaian skrip multi-tahap pada sistem yang terinfeksi.
Skrip awal membuat direktori kerja di C:\Users\Public\Documents\, mengunduh file skrip tambahan dari infrastruktur eksternal, dan menjalankannya menggunakan Windows Script Host.
Skrip lanjutan melakukan tindakan sistem tambahan sebelum mengunduh arsip terkompresi dari infrastruktur yang sama.
Arsip tersebut berisi paket instalasi perangkat lunak remote monitoring and management (RMM), yang memungkinkan penyerang mendapatkan akses jarak jauh ke sistem yang terinfeksi menggunakan kemampuan administratif yang sah.
Update Terbaru
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
Selasa / 23-06-2026, 01:07 WIB
Lionel Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Usai Bawa Argentina Ungguli Austria
Selasa / 23-06-2026, 01:07 WIB
Burung Hibrida Langka yang 'Seharusnya Tidak Ada' Ditemukan di Texas
Selasa / 23-06-2026, 01:07 WIB
Tes Darah Baru Deteksi Berbagai Demensia Sekaligus dengan Akurasi 92,3%
Selasa / 23-06-2026, 01:07 WIB
OnePlus Nord 6 vs iQOO Neo 10: Pilih Ponsel Snapdragon 8s Gen 4 Mana?
Selasa / 23-06-2026, 01:07 WIB
Microsoft Ubah Metode Login di Authenticator, Kini Harus Ketik Manual
Selasa / 23-06-2026, 01:02 WIB
Cara Aktifkan Passkey di Akun Microsoft dengan Mudah
Selasa / 23-06-2026, 01:01 WIB
Mantan Bintang UFC Dustin Poirier Ditangkap karena Mabuk di Tempat Umum
Selasa / 23-06-2026, 01:01 WIB
Rekaman 911 Tay Keith: Pacar Cemas Sebelum Produser Ditemukan Tewas
Selasa / 23-06-2026, 01:00 WIB
TMZ Ajak Penonton Masuk ke Ruang Redaksi Lewat Siaran Langsung
Selasa / 23-06-2026, 01:00 WIB
Penyanyi Country Bailey Zimmerman Hadapi Tuduhan Felony Akibat Merusak Kamar Hotel
Selasa / 23-06-2026, 01:00 WIB
Jaksa KPK Yakin Dedi Congor Terima Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
Selasa / 23-06-2026, 01:00 WIB
Messi Gagal Penalti, Argentina vs Austria Masih 0-0 di Menit ke-9
Selasa / 23-06-2026, 01:00 WIB
Microsoft Hentikan Kode SMS untuk Login Akun Pribadi, Beralih ke Passkey
Selasa / 23-06-2026, 00:58 WIB






