OnePlus Nord 6 dan iQOO Neo 10 membawa performa flagship ke segmen menengah atas, namun dengan pendekatan yang berbeda.

Nord 6 fokus pada daya tahan baterai, ketahanan, dan kehalusan perangkat lunak, sedangkan Neo 10 menawarkan nilai lebih dengan pengisian cepat dan harga agresif.

in1

>>> Microsoft Ubah Metode Login di Authenticator, Kini Harus Ketik Manual

Desain dan Layar

OnePlus Nord 6 mengutamakan ketahanan dengan sertifikasi IP68/IP69K, menjadikannya salah satu perangkat paling terlindungi di segmennya.

Sementara itu, iQOO Neo 10 hanya memiliki IP65 yang cukup untuk percikan air dan debu sehari-hari.

Kedua ponsel menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate tinggi. Nord 6 memiliki 165Hz, sedangkan Neo 10 144Hz.

Namun, Neo 10 lebih terang dengan puncak 4.400 nits dibandingkan 3.600 nits pada Nord 6, serta PWM dimming 4.320Hz yang lebih nyaman di mata.

Performa dan Baterai

Keduanya ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dan GPU Adreno 825, sehingga performa hampir identik.

Perbedaan utama terletak pada perangkat lunak: Nord 6 menjalankan Android 16 dengan OxygenOS 16, sedangkan Neo 10 masih Android 15 dengan Funtouch OS 15.

>>> Cara Aktifkan Passkey di Akun Microsoft dengan Mudah

Baterai menjadi keunggulan Nord 6 dengan kapasitas 7.500 mAh (global) atau 9.000 mAh (India), jauh di atas 7.000 mAh milik Neo 10.

Namun, Neo 10 mengisi daya lebih cepat dengan 120W dibandingkan 80W pada Nord 6.

Kamera utama kedua ponsel identik: 50MP OIS dan 8MP ultrawide. Nord 6 unggul dengan sensor warna dan dukungan Ultra HDR, serta kamera depan 32MP dengan autofokus.

Neo 10 mampu merekam video selfie 4K 60fps, lebih tinggi dari Nord 6 yang 30fps.

Dari segi harga, iQOO Neo 10 lebih terjangkau dengan banderol sekitar $400, sedangkan Nord 6 dibanderol $460. Bagi yang mengutamakan ketahanan dan baterai besar, Nord 6 pilihan tepat.

>>> Mantan Bintang UFC Dustin Poirier Ditangkap karena Mabuk di Tempat Umum

Namun, jika menginginkan pengisian cepat dan harga lebih murah, Neo 10 layak dipertimbangkan.