Sebuah tim peneliti internasional berhasil mengungkap misteri yang telah menyelimuti kehidupan dan kematian Ludwig van Beethoven selama hampir dua abad.

Melalui analisis genetik mendalam terhadap rambut komposer asal Jerman itu yang diawetkan sekitar 200 tahun, para ilmuwan membuat penemuan yang benar-benar mengejutkan.

in1

>>> Aspirin Ditemukan Bisa Hentikan Penyebaran Sel Kanker, Ini Penjelasan Ilmuwan

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kesehatan dan leluhur Beethoven, sekaligus memunculkan pertanyaan menarik tentang warisannya.

Penyebab Kematian Terungkap

Analisis DNA rambut Beethoven memecahkan beberapa teka-teki lama yang telah membingungkan sejarawan dan pecinta musik selama puluhan tahun.

Salah satu temuan paling mengejutkan adalah kemungkinan penyebab kematiannya: infeksi hepatitis B yang diperparah oleh konsumsi alkohol berat.

Penemuan ini mengakhiri teori yang selama ini banyak dipercaya bahwa Beethoven meninggal karena keracunan timbal.

Namun, beberapa teka-teki masih belum terpecahkan. Penyebab ketulian progresif Beethoven yang dimulai sejak usia dua puluhan masih belum diketahui.

Demikian pula penyebab nyeri perut kronis dan masalah usus yang berulang terus membingungkan para peneliti.

Kejutan Garis Keturunan Ayah

Studi ini juga mengungkap kejutan besar mengenai garis keturunan pihak ayah Beethoven.

Dengan membandingkan kromosom Y dari sampel rambutnya dengan keturunan laki-laki yang masih hidup dari garis ayahnya, para ilmuwan menemukan ketidakcocokan yang signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa antara kelahiran Hendrik van Beethoven di Kampenhout (sekarang Belgia, sekitar tahun 1572) dan kelahiran Ludwig di Bonn, Jerman pada tahun 1770, terjadi perubahan pada garis genetik pihak ayah.

Temuan tak terduga ini menambah dimensi yang sangat manusiawi dan kompleks pada sejarah Beethoven.

>>> Microsoft 365 Copilot Akan Terpasang Otomatis di Windows 11