Fenomena unik suporter Norwegia di Piala Dunia 2026 menarik perhatian dunia. Mereka melakukan gerakan mendayung seperti kapal Viking sambil meneriakkan "Ro!

Ro!" di stadion.

in1

>>> Argentina Hajar Austria, Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Aksi yang dikenal sebagai rowing pit ini viral di media sosial. Gerakan tersebut pertama kali mencuri perhatian saat Norwegia tampil impresif di kualifikasi Eropa.

Dukungan fanatik terhadap tim yang diperkuat Erling Haaland dan Martin Odegaard ikut memperkuat identitas khas para pendukungnya. Namun, tradisi ini ternyata bukan berasal dari sepak bola.

Asal-usul Rowing Pit dari Konser Metal

Gerakan rowing pit sudah lama populer di konser musik metal, khususnya dalam penampilan band seperti Amon Amarth dan Eluveitie.

Genre musik ini memiliki akar dari aliran viking metal yang terinspirasi mitologi Nordik.

Salah satu pelopornya adalah Bathory, band extreme metal asal Vällingby, Swedia, yang dibentuk pada Maret 1983.

>>> Gmktec Luncurkan Mini PC Evo-X3 dengan Ryzen AI Max+ 395 dan RAM 128GB

Bathory dianggap sebagai pelopor black metal bersama band seperti Venom, Hellhammer, dan Mercyful Fate.

Nama Bathory diambil dari Elizabeth Bathory, seorang bangsawan Hungaria yang dikenal dalam legenda kelam Eropa.

Empat album pertama mereka disebut dalam buku Lords of Chaos sebagai cetak biru bagi black metal Skandinavia.

Dalam perkembangannya, aksi rowing pit meluas ke berbagai genre musik hingga budaya populer. Gerakan ini bahkan pernah terlihat dalam konser artis pop seperti Halsey.

Kini, budaya tersebut diadopsi ke tribun stadion dan menjadi simbol kebersamaan suporter Norwegia.

>>> Lionel Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia Sepanjang Masa

Fenomena ini menunjukkan bagaimana tradisi dari luar sepak bola dapat menjadi identitas baru di dunia olahraga.