Kematian Elena Katherine Moore, seorang pelatih pribadi di South Carolina yang dikonfirmasi meninggal pada Jumat lalu, masih menjadi misteri.

Autopsi awal tidak menemukan penyebab kematian yang jelas dan tidak ada tanda-tanda cedera traumatis.

in1

>>> Potensi Cuan Kopi RI Rp222,8 T, BI Targetkan 400 Barista Bersertifikat Internasional per Tahun

Pemeriksaan menunjukkan tidak ada memar, luka, luka tembak, luka tusuk, trauma benda tumpul, pencekikan, atau cedera eksternal lainnya.

Hal ini membuat penyelidik menunggu hasil tes tambahan untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi.

Autopsi pendahuluan dilakukan pada hari Sabtu, menurut Koroner Lexington County Margaret Fisher. Tes tambahan, termasuk studi histologis dan skrining toksikologi, masih berlangsung.

Hingga hasil tersebut keluar, penyebab dan cara kematian Moore masih belum ditentukan.

>>> Rekor demi Rekor Messi Usai Argentina Kalahkan Austria

Moore dilaporkan hilang dua minggu lalu setelah meninggalkan Planet Fitness dan menuju area berhutan. Suaminya melaporkan dia hilang keesokan harinya, yang memicu upaya pencarian besar-besaran.

Beberapa hari kemudian, pihak berwenang menemukan jenazah di area berhutan yang sama dengan pakaian yang cocok dengan yang dikenakan Moore saat menghilang.

Pihak berwenang mengonfirmasi jenazah tersebut adalah Moore pada hari Jumat. Ia berusia 39 tahun.

Seorang teman Moore mengatakan bahwa Elena bertingkah 'paranoid' dalam beberapa minggu sebelum menghilang dan mengaku takut akan keselamatannya saat makan siang bersama.

>>> Pemerintah Diminta Waspadai Nyanyian Habib Rizieq yang Kembali Bergema di Demo Mahasiswa

Untuk saat ini, penyelidik tampaknya memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Autopsi telah mengesampingkan trauma fisik yang jelas tetapi tidak memberikan penjelasan langsung untuk kematiannya.