Motorola Edge 70 Pro dan Google Pixel 10a sama-sama menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman ponsel premium tanpa harga flagship.

Motorola mengandalkan hardware kelas atas, pengisian cepat, dan kamera serbaguna. Google lebih mengutamakan optimalisasi perangkat lunak, dukungan jangka panjang, dan fotografi komputasional.

in1

>>> Samsung Konfirmasi Pengembangan Exynos 2700, Siap untuk Galaxy S27

Pilihan di antara keduanya bergantung pada apakah pengguna lebih mementingkan keunggulan hardware atau kehalusan software dalam penggunaan sehari-hari.

Desain dan Layar

Motorola Edge 70 Pro tampil lebih premium dengan punggung eco-leather, bodi ramping, serta sertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H.

Google Pixel 10a mengusung bingkai aluminium dan punggung plastik, dengan sertifikasi IP68. Bentuknya lebih ringkas dan nyaman digenggam satu tangan.

Layar Motorola berukuran 6,78 inci AMOLED dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 5200 nit. Resolusinya lebih tinggi, yaitu 1272 x 2772 piksel.

Pixel 10a memiliki layar 6,3 inci P-OLED 120Hz dengan kecerahan 3000 nit. Akurasi warnanya natural dan konsisten.

Motorola unggul dalam hal tampilan berkat layar lebih besar, lebih tajam, dan lebih terang.

Performa, Baterai, dan Pengisian Daya

Motorola Edge 70 Pro ditenagai MediaTek Dimensity 8500 Extreme dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1.

Performa mentahnya lebih kuat.

Google Pixel 10a menggunakan chip Tensor G4 yang berfokus pada pengalaman AI. RAM 8GB dan penyimpanan UFS 3.1 membuatnya kalah dalam spesifikasi hardware.

Baterai Motorola berkapasitas 6500mAh, jauh lebih besar dari 5100mAh milik Pixel. Pengisian daya 90W juga jauh lebih cepat dibanding 30W.

>>> The First Descendant Update 1.3.31 Hadirkan Event Evangelion, Misi Baru, dan Peningkatan Progresi