Syngenta Indonesia Luncurkan Fungisida MIRAVIS Duo di Jember
Syngenta Indonesia resmi meluncurkan fungisida inovatif MIRAVIS Duo® untuk tanaman padi di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 17 Juni 2026.
Peluncuran ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pangan di tengah tantangan iklim.
>>> Ancaman Trump ke Iran Dorong Harga Minyak Mentah Naik 2,24%
Jember menjadi lokasi ketiga di Pulau Jawa setelah Cilacap dan Karawang.
Kabupaten Jember dipilih karena perannya sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi 446.097 ton beras berdasarkan data BPS per 2 Juni 2026.
Capaian sektor pertanian di sentra produksi terbesar kawasan Tapal Kuda ini didukung oleh program optimalisasi lahan, irigasi perpompaan, subsidi pupuk, dan bantuan alsintan dari pemerintah.
Teknologi ADEPIDYN™ untuk Perlindungan Maksimal
MIRAVIS Duo® memanfaatkan teknologi ADEPIDYN™ yang diklaim mampu meresap ke seluruh jaringan tanaman dalam enam jam dan memberikan perlindungan selama 14 hari.
Produk ini menjaga kesehatan daun bendera agar proses fotosintesis lebih efisien, sehingga menghasilkan gabah yang lebih sehat, berkilau, dan bernilai jual tinggi.
Irfan, salah satu petani padi di Jember, mengaku merasakan manfaat formula baru ini. "Kalau tanaman sehat, tenang rasanya.
Gabah lebih sehat dan berkilau, daun bendera lebih hijau dan bersih, serta produksi meningkat," ujarnya.
>>> SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat Layanan Beton MiniMix
Acara peluncuran dihadiri sekitar 500 petani dari berbagai kecamatan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Jember memberikan apresiasi positif terhadap langkah Syngenta. Moh.
Djamil, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, mengatakan, "Kami sangat mengapresiasi Syngenta yang telah menghadirkan inovasi bagi petani.
Semoga memberikan dampak signifikan bagi pertanian Jember."
Ia menambahkan bahwa saat ini Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah mencapai Rp 7.500 per kuintal, tertinggi sepanjang sejarah.
Fauzi Tubat, National Sales Head Syngenta Indonesia, menegaskan bahwa peningkatan produksi menjadi kunci untuk mendongkrak pendapatan petani, terutama dengan harga gabah yang sedang tinggi.
Syngenta berkomitmen terus memacu keuntungan petani lewat strategi MAJU yang mencakup percepatan inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi multi-pihak.
>>> HoYoverse Bagikan Tiga Kode Redeem Honkai Star Rail Edisi Livestream 4.3
Bersamaan dengan peluncuran produk, perusahaan menyalurkan program kepedulian sosial berupa paket bantuan pendidikan bagi 20 anak petani berprestasi dari Pesantren Yayasan Al Mubarok, Jember.
Update Terbaru
9 Kepribadian Orang yang Tidak Suka Anak Kecil, Bukan Jahat!
Senin / 22-06-2026, 11:27 WIB
Angkatan Laut AS Cabut Blokade, Kapal Tetap Siaga di Selat Hormuz
Senin / 22-06-2026, 11:22 WIB
Tentara Revolusi Amerika Teridentifikasi Setelah 246 Tahun
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Angkatan Udara AS Pindahkan Skuadron Drone Pengintai ke Jepang
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
VA Hentikan Program Berbasis Identitas Gender, Koordinator Perawatan LGBTQ+ Dialihkan
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Angkatan Darat AS Bentuk Komando Baru untuk Ciptakan 'Pasukan Penutup' di Pasifik
Senin / 22-06-2026, 11:21 WIB
Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Stagnan di Level Rp 2.668.000 Per Gram
Senin / 22-06-2026, 11:15 WIB
PT Esa Medika Mandiri IPO, Target Dana Rp 269 Miliar untuk Ekspansi
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Viva Compact Powder Lilac Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Ini Penjelasannya
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Garena Free Fire Bagikan Diamond Gratis hingga 26 Mei 2026
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Dua Pabrik Komponen Otomotif di Jatim Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Apple Batasi Fitur watchOS 27 untuk Apple Watch Lawas, Termasuk Ultra Generasi Pertama
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
Sinopsis Taken, di Bioskop Trans TV Hari ini 22 Juni 2026
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB
IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, Asing Jual Bersih Rp3,14 Triliun
Senin / 22-06-2026, 11:14 WIB






