PT Esa Medika Mandiri, perusahaan perdagangan besar alat laboratorium, farmasi, dan kedokteran, bersiap melantai di bursa melalui penawaran umum saham perdana (IPO).

Berdasarkan informasi dari e-IPO pada Senin (22/6), emiten dengan kode saham EMMI ini akan melepas sebanyak-banyaknya 522,85 juta lembar saham.

in1

>>> Viva Compact Powder Lilac Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Ini Penjelasannya

Jumlah tersebut setara dengan 30% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Pada tahap bookbuilding, harga saham EMMI ditawarkan dalam rentang Rp 446 hingga Rp 515 per lembar.

Dengan skema harga tersebut, perusahaan yang berbasis di Tangerang ini berpotensi mengantongi dana segar hingga Rp 269,27 miliar.

Rencana Penggunaan Dana IPO

Manajemen telah menyusun alokasi dana hasil IPO. Sebesar Rp 50 miliar akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman perusahaan.

>>> Garena Free Fire Bagikan Diamond Gratis hingga 26 Mei 2026

Sekitar 11,8% dari dana IPO akan dialokasikan untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, sebagai bagian dari pengembangan kapasitas operasional.

Porsi terbesar, yakni maksimal sekitar 68,7%, akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pembelian barang proyek serta pengadaan bahan baku atau persediaan.

Untuk memperlancar proses IPO, EMMI menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Ina Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

>>> Dua Pabrik Komponen Otomotif di Jatim Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

Masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026 hingga 24 Juni 2026.