Seorang marshal bernama Ladislav memberikan klarifikasi setelah terlibat insiden dengan pebalap Aprilia Marco Bezzecchi pada sesi Sprint Race MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno.

Sanksi berat berupa larangan mengikuti sisa rangkaian balapan dijatuhkan kepada Bezzecchi akibat peristiwa di Tikungan 3 pada dua lap terakhir.

in1

>>> Promo JSM Alfamart 22-24 Mei 2026: Daftar 47 Produk Diskon

Kejadian bermula saat Bezzecchi mengalami kecelakaan dan petugas lintasan berusaha mengevakuasi motornya.

Ladislav mengaku sorotan publik global sempat membuat kondisi mentalnya tertekan, meskipun fisiknya baik-baik saja.

"Saya baik-baik saja. Pada saat itu saya kaget.

Lalu ketika videonya menyebar dan dilihat banyak orang di seluruh dunia, saya merasa terpuruk karena ini sesuatu yang baru bagi saya," kata Ladislav.

Ia memahami luapan emosi Bezzecchi yang baru saja mengalami kecelakaan di lintasan.

"Dia pasti sedang stres dan saya memahami situasinya. Saya hanya melakukan pekerjaan saya, mendatangi motor dan mengangkatnya," ujar Ladislav.

>>> Jadwal Rilis Yomi no Tsugai Episode 8 Sub Indo Terungkap

Masalah teknis muncul ketika Ladislav menarik tuas kopling untuk memindahkan motor yang mesinnya masih hidup. Kendaraan mendadak bergerak sehingga petugas refleks menurunkannya kembali, memicu lonjakan putaran mesin.

"Saya menekan kopling dan mencoba mengangkat motor karena mesinnya masih hidup. Motor kemudian bergerak, jadi saya ingin meletakkannya kembali dan putaran mesinnya naik," tutur Ladislav.

Kesalahpahaman terjadi karena situasi spontan tersebut diduga membuat Bezzecchi mengira ada unsur kesengajaan dari petugas.

"Mungkin dia mengira saya melakukannya dengan sengaja, padahal itu murni kecelakaan. Setelah itu semua orang melihat apa yang terjadi," kata Ladislav.

Ketegangan di paddock mereda setelah Bezzecchi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Minggu pagi dan menemui petugas secara langsung.

"Dia datang menemui saya dan meminta maaf secara pribadi. Saya memahaminya dan mendoakan yang terbaik untuknya.

>>> Pemprov DKI Berlakukan Tarif Rp 1 untuk Transjakarta, MRT, dan LRT

Yang terpenting bagi saya adalah dia meminta maaf," ujar Ladislav.