Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia Racing, mendapat sanksi berat akibat tindakan agresifnya di Sirkuit Brno. Ia dilarang mengikuti balapan utama MotoGP Ceko 2026.

Hukuman ini dijatuhkan setelah Bezzecchi memukul seorang petugas marshal. Insiden terjadi saat sesi Sprint Race, ketika Bezzecchi terjatuh dan terseret ke area gravel di tikungan 3.

in1

>>> Konten Sampah AI Banjiri TikTok hingga YouTube, 60% Video di FYP Buatan Mesin

Seorang marshal datang membantu mengevakuasi motor, tetapi tidak sengaja menarik tuas gas. Mesin motor Aprilia RS-GP mengeluarkan suara raungan keras.

Bezzecchi berlari mendekati motornya untuk menekan tombol pemutus arus. Ia mendorong marshal tersebut, dan tangannya mengenai area wajah sang petugas.

Setelah mesin mati, ia kembali memukul marshal yang sama.

Rekaman audio onboard menunjukkan marshal sempat menjelaskan bahwa ia hanya bermaksud membantu. Legenda MotoGP, Valentino Rossi, turut memberikan tanggapan.

>>> Umat Islam Bersiap Amalkan Puasa Tasua dan Asyura Juni 2026

"Saya rasa Marco bersalah, tapi saya tak mengira kalau dia tak bisa balapan. Tapi ya seperti ini," ucap Rossi dilansir Crash.

Bezzecchi telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya. Petugas marshal bernama Ladislav mengaku memahami situasi emosional Bezzecchi, meski ia sangat terkejut.

"Saya melakukan tugas saya, menghampiri motor dan mengangkatnya. Saya menekan kopling dan mencoba mengangkatnya karena mesinnya masih menyala, lalu motor itu meluncur.

>>> Selandia Baru Ungguli Mesir di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Dia mungkin mengira saya sengaja, tapi itu murni tidak sengaja," ujar Ladislav.