Marc Marquez secara terbuka mengakui bahwa kini dirinya menjadi penantang gelar juara MotoGP 2026. Pengakuan ini muncul setelah ia sempat mengaku peluangnya habis.

"Ya, saya tidak bisa mengatakan tidak [soal peluang menjadi penantang gelar juara MotoGP 2026]," kata Marquez seusai juara MotoGP Ceko 2026, Senin (22/6).

in1

>>> Luca Marini Dukung Sanksi Larangan Balap untuk Marco Bezzecchi

"Saya sudah habis, saya benar-benar kalah di Mugello, dan terutama sebelum Mugello ketika saya di rumah sakit.

Pada saat itu, ketika saya kalah dalam dua balapan, saya tamat," ujarnya.

Namun, prediksi Marquez meleset. Dalam dua balapan beruntun, ia justru naik podium dan menjadi yang terbaik di Hungaria serta Ceko.

Dua kemenangan beruntun itu membuat 'hidup' Marquez penuh adrenalin lagi. Kini poin sang juara bertahan hanya terpaut 40 angka dari Marco Bezzecchi.

>>> PLN Pulihkan Pasokan Listrik Pulau Jawa Usai Perbaikan Pembangkit

Peluang juara Marquez pun seolah reinkarnasi. Dengan tersisa 13 seri balapan musim ini, segala kemungkinan bisa terjadi.

Marquez pun bertekad untuk tetap tenang, terutama di Assen, Belanda. "Saya harus tetap tenang.

Saya harus bertahan di Assen, khususnya karena ini adalah sirkuit balap yang bahkan ketika saya dalam kondisi prima pun saya kesulitan," katanya.

"Jadi, di sana [Belanda] saya perlu tenang dan mencoba memahami apakah di Sachsenring [Jerman], dan setelah jeda musim panas, kami bisa beralih ke mode menyerang," tambahnya.

>>> Carlo Ancelotti Siapkan Neymar Gantikan Raphinha yang Cedera Hamstring

Satu yang pasti, Marquez harus berjuang keras pada musim ini. Jarak poinnya dengan pembalap teratas memang tidak terpaut jauh, tetapi menjaga konsistensi bukan perkara mudah.