Timnas Brasil mendapat kabar buruk menjelang laga penentu Grup C Piala Dunia 2026. Penyerang sayap andalan mereka, Raphinha, mengalami cedera hamstring saat memperkuat tim melawan Haiti.

Cedera tersebut terjadi pada pertandingan kedua Grup C. Raphinha hanya mampu bermain selama 40 menit sebelum ditarik keluar oleh pelatih Carlo Ancelotti.

in1

>>> Menkeu Purbaya Proyeksikan Harga BBM Non Subsidi Bakal Turun

Meski cedera, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) memutuskan untuk tetap mempertahankan pemain Barcelona itu dalam skuad. Mereka berharap proses pemulihannya berjalan cepat.

Kepergian Raphinha menjadi pukulan bagi Brasil yang tengah mengincar tiket ke babak 32 besar. Namun, kabar baik datang dari perkembangan pemulihan Neymar.

Neymar dilaporkan sudah mendekati kebugaran penuh setelah cedera betis tingkat dua. Carlo Ancelotti kini menyiapkan sang bintang untuk laga pamungkas Grup C melawan Skotlandia.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Kamis (25/6/2025) pukul 05.00 WIB.

>>> Mayapada Eye Centre Ajak Masyarakat Investasi Kesehatan Mata di Era Longevity

Neymar sebelumnya absen dalam dua laga awal melawan Maroko dan Haiti.

Saat ini Brasil memimpin klasemen Grup C dengan empat poin dari dua pertandingan.

Maroko berada di posisi kedua dengan poin yang sama, disusul Skotlandia dengan tiga poin, dan Haiti tanpa poin.

>>> AS Perketat Larangan Drone Selama Piala Dunia 2026

Hasil imbang melawan Skotlandia sudah cukup untuk meloloskan Brasil ke babak 32 besar. Namun, untuk mengamankan status juara grup, Selecao wajib memenangkan laga terakhir tersebut.