Seorang wanita berusia 52 tahun dari Kensington, Inggris, baru saja mengetahui bahwa suaminya menyembunyikan dana pensiun senilai sekitar £380.000 atau setara Rp7,6 miliar selama 24 tahun pernikahan mereka.

Harriet, nama samaran, menemukan lembar pernyataan pensiun kedua suaminya secara tidak sengaja saat mencari dokumen asuransi.

in1

>>> Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dorong Penjualan Motor Listrik Melonjak

Suaminya langsung bersikap defensif dan mengklaim uang itu adalah miliknya pribadi karena dikumpulkan dari pekerjaan sebelum mereka bertemu.

Menurut survei terbaru, hampir sepertiga pasangan pernah mengalami 'perselingkuhan finansial' ketika salah satu pihak menyembunyikan uang atau utang.

Harriet kini termasuk dalam kelompok tersebut dan mulai mempertanyakan seluruh kehidupan finansial mereka.

Apa Kata Hukum?

Pakar konsumen Metro, Sarah Davidson, menjelaskan bahwa klaim suami Harriet secara hukum lemah.

Meskipun tidak ada kewajiban hukum bagi pasangan untuk menunjukkan laporan keuangan selama pernikahan berlangsung, situasi berbeda saat perceraian.

Dalam proses perceraian, kedua belah pihak wajib memberikan pengungkapan penuh dan jujur atas semua aset, kewajiban, dan pendapatan di seluruh dunia.

Menyembunyikan dana pensiun senilai £380.000 dapat berakibat serius, termasuk hukuman berat dalam putusan keuangan akhir.

>>> Pemerintah dan NU Tetapkan Waktu Puasa Tasua serta Asyura 2026 Berbeda

Suami Harriet mungkin mengandalkan anggapan umum bahwa aset yang diperoleh sebelum menikah tetap menjadi milik pribadi selamanya.

Namun, dalam pernikahan panjang seperti 24 tahun, perbedaan antara aset pernikahan dan non-pernikahan menjadi kabur.

Pengadilan akan memastikan kebutuhan finansial kedua pasangan dan anak-anak terpenuhi. Jika aset pernikahan tidak mencukupi, pengadilan dapat menggunakan dana pensiun pra-nikah untuk menutupi kekurangan tersebut.

Bahkan jika kebutuhan dapat dipenuhi tanpa dana itu, setelah hampir seperempat abad pernikahan, banyak hakim akan memandang seluruh kekayaan sebagai sumber daya bersama yang harus dibagi secara adil, seringkali dengan tujuan kesetaraan.

Pensiun Sering Terlupakan

Pensiun sering menjadi aset paling berharga setelah rumah keluarga, namun kerap diabaikan oleh istri yang mengambil waktu cuti kerja untuk membesarkan anak atau mendukung karier suami.

Dalam perceraian, pengadilan dapat mengeluarkan Perintah Pembagian Pensiun yang secara hukum membagi dana pensiun dan mentransfer persentase nilainya ke skema pensiun terpisah atas nama istri.

>>> 11 Barang Esensial Perjalanan dari Amazon yang Bikin Penerbangan Lebih Nyaman

Meskipun suami merasa uang itu miliknya karena namanya tercantum di lembar pernyataan, setelah 24 tahun bermitra, hukum memandang kontribusi istri dalam pernikahan—baik melalui pekerjaan rumah tangga maupun dukungan—sebagai bagian dari pembagian aset.