Jenazah Oliver Tree telah dipulangkan ke Amerika Serikat setelah musisi berusia 32 tahun itu tewas dalam kecelakaan helikopter di Brasil.

Dalam pernyataan di akun Instagram-nya pada Minggu (22/6), juru bicara mengonfirmasi bahwa jenazah sang artis sudah kembali ke California.

in1

>>> Belgia Ditahan Imbang Iran Tanpa Gol di Piala Dunia 2026

Keluarga akan mewujudkan 'wasiat terakhir' Oliver Tree dengan mendirikan yayasan atas namanya.

Yayasan tersebut diberi nama 'Dr. Oliver Tree's Extremely Epic Grant For Baby Geniuses' dan akan segera diluncurkan.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa Oliver telah menyusun rencana ini sebelum meninggal dan tertuang dalam surat wasiatnya.

Oliver Tree tewas pada 14 Juni lalu di dekat Rio de Janeiro setelah dua helikopter bertabrakan. Ia merupakan salah satu dari enam korban jiwa.

Sebelumnya, pada April lalu, Oliver pernah mengungkapkan keinginannya untuk memberikan kekayaannya kepada para seniman setelah ia meninggal.

Dalam wawancara di The Zach Sang Show, ia mengatakan bahwa keluarganya tidak akan mendapatkan sepeser pun dari warisannya.

>>> Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026 Berbeda, Ini Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Ia ingin semua uangnya kembali ke tangan para seniman. Wasiatnya sudah diatur agar keinginan itu terwujud.

Juru bicara juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar atas dukungan dan penghormatan yang diberikan kepada Oliver.

Dukungan dan cinta yang terus mengalir membantu keluarga, teman, dan rekan kerja melewati masa-masa sulit ini.

Oliver Tree dikenal lewat lagu-lagu hits seperti Life Goes On, Miss You, dan ULTRAMAN. Ia juga memiliki basis penggemar besar di media sosial.

Kecelakaan terjadi ketika dua helikopter bertabrakan di Brasil. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.

>>> TVRI Siarkan Live Streaming Piala Dunia 2026 Gratis Melalui TV Digital

Teman-teman sesama artis seperti Diplo dan KSI telah memberikan penghormatan kepada Oliver sebagai sosok legendaris dan kreator yang unik.