Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan bantuan jaminan hidup (Jadup) senilai Rp11,06 miliar kepada 8.195 warga terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan hal itu dalam rapat paripurna DPRD Agam, Senin (22/6/2026).

in1

>>> Pria 51 Tahun Tewas Usai Jatuh dari Balkon di Konser Goose Madison Square Garden

Bantuan tersebut diberikan kepada 2.313 kepala keluarga yang tersebar di 12 kecamatan.

Setiap jiwa menerima Rp15 ribu per hari selama tiga bulan. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Benni menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari Kementerian Sosial dan langsung diserahkan kepada korban.

Santunan Duka dan Bantuan Lainnya

Selain bantuan jaminan hidup, pemerintah juga menyalurkan santunan duka sebesar Rp3,04 miliar untuk 203 korban meninggal dunia.

>>> Arsenal Siap Lepas Martin Odegaard dengan Harga yang Tepat

Setiap korban meninggal mendapatkan Rp15 juta yang diberikan kepada ahli waris.

Untuk korban luka berat, disalurkan santunan Rp1,05 miliar bagi 105 orang, masing-masing Rp5 juta.

Pemerintah juga mendistribusikan paket permakanan siap saji, peralatan evakuasi, dan perlengkapan keluarga senilai Rp1,05 miliar.

>>> ‘Hot Podium Guy’ Kembali ke Downing Street Saat Starmer Umumkan Resignasi

Bantuan bahan kebutuhan pokok sebanyak 3.000 paket senilai Rp1,05 miliar turut diberikan. Selain itu, Pemprov Sumbar menyalurkan beras 3.000 kilogram melalui Bulog.