Seekor anak bebek ditemukan mati mengambang di Lincoln Memorial Reflecting Pool di Washington DC, sehari setelah pekerja taman menyemprotkan hidrogen peroksida untuk membersihkan alga.

Kolam ikonik itu baru saja direnovasi oleh pemerintahan Trump dengan biaya $20 juta untuk memperbaiki kebocoran dan mengecat dasar kolam dengan warna biru, sebagai persiapan peringatan 250 tahun kemerdekaan AS.

in1

>>> Jenazah Oliver Tree Dipulangkan ke AS, Keluarga Wujudkan Wasiat Terakhir

Namun, dalam beberapa pekan terakhir, kolam tersebut dipenuhi alga hijau. Cat 'American Blue' juga mulai terkelupas dan mengapung di permukaan air.

National Park Service terlihat bekerja membersihkan gumpalan alga pada akhir pekan lalu. Mereka menuangkan hidrogen peroksida konsentrasi tinggi, sejenis pemutih, ke dalam air untuk mengatasi pertumbuhan alga.

Belum jelas apakah kematian anak bebek itu terkait dengan penggunaan pemutih atau masalah lain di kolam tersebut.

Pemerintah Bantah Alga, Trump Banggakan Renovasi

Pemerintah AS sebelumnya menyatakan bahwa alga sudah mati dan sedang disedot. Mereka berterima kasih kepada Presiden Trump karena telah memperbaiki kolam tersebut untuk selamanya.

>>> Belgia Ditahan Imbang Iran Tanpa Gol di Piala Dunia 2026

Trump sendiri membantah adanya alga dan terus membanggakan renovasi yang dilakukannya. Ia menyebut kolam itu belum pernah terlihat sebagus ini sejak dibangun pada 1922.

Sementara itu, seorang mantan atlet Olimpiade, David Hearn (67), ditangkap karena menyentuh lapisan biru yang terlepas dari dasar kolam.

Ia didakwa merusak properti pemerintah.

Hearn mengaku tidak merusak apa pun. Ia hanya ingin merasakan air kolam.

>>> Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026 Berbeda, Ini Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Insiden itu viral di media sosial setelah dibagikan oleh komentator konservatif.