Samsung terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan chip flagship buatan sendiri.

Dalam sebuah briefing baru-baru ini, Presiden dan Kepala Bisnis System LSI Samsung, Park Yong-in, mengonfirmasi bahwa pengembangan Exynos 2700 berjalan tanpa hambatan.

in1

>>> The First Descendant Update 1.3.31 Hadirkan Event Evangelion, Misi Baru, dan Peningkatan Progresi

Pernyataan ini menjadi indikasi terkuat bahwa Samsung berniat menggunakan chip tersebut di ponsel premium mereka.

Meski tidak menyebut model spesifik, banyak pihak memperkirakan Exynos 2700 akan menjadi otak dari seri Galaxy S27 yang dijadwalkan rilis pada awal 2027.

Strategi Dual-Chip Kembali Diterapkan

Samsung kemungkinan akan kembali menerapkan strategi dual-chip, di mana Exynos digunakan di beberapa wilayah dan Snapdragon di wilayah lain.

Exynos 2700 diharapkan mampu bersaing dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dari Qualcomm.

Dari sisi teknis, Exynos 2700 membawa sejumlah peningkatan.

>>> Bug Gmail di Pixel 10: Fitur AI Gemini Blokir Keyboard, Balas Email Jadi Sulit

Chip ini menggunakan tata letak side-by-side (SBS) di mana prosesor dan DRAM ditempatkan pada substrat yang sama.

Sebuah Heat Path Block khusus akan menutupi keduanya, memberikan manajemen termal yang lebih baik.

Hasilnya, bandwidth memori meningkat 30-40%, efisiensi lebih tinggi, dan performa lebih konsisten saat digunakan berat.

Dibangun dengan proses 2nm yang ditingkatkan, Exynos 2700 bertujuan menutup kesenjangan dengan Qualcomm, terutama dalam kecepatan single-core. Chip ini juga diharapkan unggul dalam multi-core dan tugas berkelanjutan.

Meski demikian, tantangan seperti biaya produksi tinggi dan ekosistem Qualcomm yang kuat masih ada.

>>> Huawei Kuasai 40% Pasar Smartwatch China pada Q1 2026

Keberhasilan Exynos 2700 akan menjadi faktor penting bagi Samsung dalam menghadirkan flagship yang andal sekaligus menguntungkan.