Dua Pabrik Komponen Jepang di Jatim Berencana PHK Ribuan Karyawan
Dua pabrik komponen otomotif asal Jepang di Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, berencana memindahkan operasionalnya ke Vietnam.
Langkah ini berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ribuan karyawan.
>>> Harga Honda Jazz Bekas Juni 2026 Stabil Mulai Rp70 Juta
Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengonfirmasi rencana tersebut.
"Di daerah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, ada dua perusahaan, saya belum bisa sebut nama perusahaannya. Dua perusahaan raksasa komponen otomotif.
Itu bisa ribuan karyawannya akan terdampak PHK," ujar Said Iqbal.
Pemindahan ini didorong oleh prinsipal di Jepang yang ingin mengalihkan fokus ke produksi mobil listrik.
Menurut Said, ekosistem kendaraan listrik di Vietnam dinilai lebih siap dibandingkan di Indonesia.
"Jadi prinsipalnya di Jepang, akan memindahkan produksinya ke negara-negara yang lebih produktif dan mengubah diversifikasi produknya.
Karena ini mobil, jadi mereka akan berfokus di mobil listrik yang pengembangannya dilakukan di Vietnam, bukan di Indonesia," lanjut Said.
Pemerintah sengaja merahasiakan identitas kedua perusahaan demi kelancaran negosiasi.
Said memberikan inisial PT J dan PT S untuk kedua pabrik tersebut.
>>> Uruguay Gagal Menang, Cape Verde Curi Poin usai Tahan Imbang 2-2
"Saya kasih inisial saja ya, inisial, nggak boleh sebut nama karena ini lagi negosiasi. Inisialnya, PT J dan PT S.
PT J dan P TS ya. Jangan disebutkan (nama perusahaan) nanti berantakan negosiasinya.
Kadang-kadang negosiasi secara silent itu penting di awal-awal ya, PT J dan PT S," ungkap Said.
Regulasi dan insentif kendaraan listrik di Indonesia dinilai kurang kompetitif oleh perusahaan induk.
"Because di Indonesia rupanya mobil listrik, pabrik mobil listrik tidak kompetitif. Tapi di Vietnam sedang ada kebijakan pengembangan pabrik mobil listrik.
Nah, dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto ini akan memindahkan sebagian. Ini baru diskusi awal.
Informasi awal. Ini ribuan juga (yang bisa terkena PHK)," terang Said.
Said Iqbal yang juga Presiden Partai Buruh dan KSPI telah menginstruksikan FSPMI untuk mengawal pemenuhan hak buruh.
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 23 - 28 Juni 2026
Ia juga akan melaporkan perkembangan ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Update Terbaru
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel untuk Pelimpahan Tahap II
Senin / 22-06-2026, 13:08 WIB
Hasil Piala Dunia: Salah 1 Gol dan Assist, Mesir Hajar Selandia Baru
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Transformasi BUMN
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kriteria Demam pada Anak dan Cara Tepat Mengukur Suhu Tubuh
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Oppo Find X9 Ultra Resmi, Kamera 200MP Ganda Siap Saingi DSLR
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Pradita University Gandeng Ascott untuk Kuliah Living Laboratory
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
Kenaikan Harga BBM Dorong Penjualan Motor Listrik Indomobil Naik 4 Kali Lipat
Senin / 22-06-2026, 13:07 WIB
3.761 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Steam Summer Sale 2026 Segera Hadir, Diskon Game Capai 95 Persen
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
4 Sepatu New Balance Berbahan Kulit Babi yang Wajib Kamu Tahu
Senin / 22-06-2026, 13:02 WIB
Negosiasi Teknis AS-Iran Rampung, Siapkan Deal Akhir Dalam 60 Hari
Senin / 22-06-2026, 13:01 WIB
Stasiun KRL JIS Diresmikan Hari Ini, Tepat di HUT ke-499 Jakarta
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Marc Marquez Akui Kini Jadi Penantang Gelar Juara MotoGP 2026
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB
Luca Marini Dukung Sanksi Larangan Balap untuk Marco Bezzecchi
Senin / 22-06-2026, 13:00 WIB






